Konsumsi rutin akar teratai menawarkan banyak manfaat; wanita mendapatkan tiga keuntungan utama dari mengonsumsinya
Encyclopedic
PRE
NEXT
Akar teratai adalah sayuran umum yang sering dikonsumsi mentah oleh banyak orang. Bagi wanita, mengonsumsi akar teratai dalam diet mereka menawarkan banyak manfaat. Tidak hanya melengkapi nutrisi, tetapi juga membantu mengobati penyakit. Oleh karena itu, saat memilih bahan untuk masakan sehari-hari, para wanita sebaiknya mempertimbangkan untuk menambahkan akar teratai ke dalam daftar belanja mereka.
Manfaat Ganda bagi Wanita dari Mengonsumsi Akar Teratai
1. Mengatasi Kekurangan Yin Ginjal
Banyak wanita mengalami kekurangan ginjal, beberapa di antaranya disebabkan oleh kekurangan yin ginjal. Jika ini penyebabnya, pemberian nutrisi yin yang tepat waktu dan peningkatan produksi cairan sangat penting. Akar teratai adalah makanan yang sangat baik untuk menutrisi yin, sehingga layak dimasukkan ke dalam diet untuk mengatasi kekurangan yin ginjal.
Wanita dengan kekurangan yin ginjal sering menunjukkan gejala seperti pusing, tenggorokan kering, dan bahkan sensasi panas di telapak tangan dan telapak kaki. Jika gejala ini muncul, kewaspadaan terhadap kemungkinan kekurangan ginjal diperlukan.
2. Membersihkan darah stagnan dari tubuh
Banyak wanita menumpuk darah stagnan setelah melahirkan. Untuk kesehatan optimal, hal ini harus dibuang secepatnya.Bagi wanita yang telah beristirahat selama dua minggu pasca melahirkan, mengonsumsi akar teratai mentah dianjurkan untuk membantu membersihkan stasis darah yang terakumulasi di rongga perut. Hal ini terutama karena kandungan vitamin K yang kaya, yang memiliki sifat vasokonstriktif. Oleh karena itu, untuk menghilangkan stasis darah secara efektif, wanita disarankan untuk memasukkan jumlah yang tepat dari akar teratai ke dalam diet mereka setelah melahirkan.
Namun, kami menyarankan agar wanita tidak mengonsumsi akar teratai, terutama mentah, segera setelah melahirkan. Segera setelah melahirkan, sistem pencernaan wanita melemah dan tubuhnya rentan. Mengonsumsi akar teratai mentah dapat menghambat pencernaan dan berpotensi menyebabkan tubuh menjadi kedinginan, yang dapat menimbulkan efek samping.
3. Meningkatkan Nafsu Makan dan Produksi ASI
Konsumsi rutin akar teratai oleh ibu baru tidak hanya meningkatkan nafsu makan tetapi juga merangsang produksi ASI. Hal ini mengatasi dua masalah umum pasca persalinan, menyoroti manfaat beragam akar teratai bagi wanita setelah melahirkan.Selain itu, kami menyarankan agar jika fungsi limpa dan lambung Anda masih lemah, hindari mengonsumsi akar teratai mentah. Sebaiknya masak dengan matang sebelum dikonsumsi untuk mencegah kerusakan pada organ-organ tersebut.
Wanita disarankan untuk memasukkan resep akar teratai ini ke dalam diet mereka:
1. Sup Bebek dan Akar Teratai
Bahan utama: Siapkan satu ekor bebek dewasa (disarankan yang diberi makan rumput; jika tidak tersedia, bebek yang diberi makan biji-bijian dapat digunakan), 500g akar teratai, 60g jamur hitam kering, dan satu potong jahe.
Cara membuat:
1. Potong bebek, cabuti bulu secara menyeluruh, buang organ dalam, dan bilas rongga untuk menghilangkan sisa darah. Potong bebek menjadi potongan-potongan untuk digunakan nanti. Memasak bebek utuh akan memperpanjang waktu persiapan.
2. Rendam jamur hitam dalam air panas hingga lunak. Buang bagian dasar yang keras, lalu sobek menjadi potongan kecil atau iris menjadi strip. Sisihkan.
3. Gosok akar teratai hingga bersih untuk menghilangkan tanah permukaan. Kupas kulit luar, bilas hingga bersih, lalu iris menjadi lingkaran.
4. Setelah semua bahan siap, masukkan bebek tua dan jahe yang sudah dicuci ke dalam panci. Tambahkan air hingga menutupi bebek, beserta sedikit anggur Shaoxing. Rebus hingga mendidih.
5. Setelah mendidih, tambahkan akar teratai dan jamur hitam. Setelah semua bahan matang, bumbui dengan garam dan bubuk kaldu ayam sebelum disajikan.
II. Tumis Akar Teratai dengan Daging Babi Paha Tanpa Lemak
Bahan utama: 1 akar teratai, 250g daging babi paha tanpa lemak, larutan tepung maizena secukupnya.
Cara membuat:
1. Cuci bersih akar teratai, gosok kulit luarnya hingga bersih, lalu iris tipis dan sisihkan. Cuci daging babi, letakkan di papan potong, dan iris tipis.Letakkan irisan daging dalam mangkuk, tambahkan larutan tepung maizena, garam, dan kecap asin. Pakai sarung tangan plastik, aduk hingga tercampur rata. Sisihkan sementara menyiapkan tumisan daging.
2. Panaskan wajan bersih di atas kompor, tambahkan minyak goreng. Setelah asap mulai muncul, masukkan irisan daging babi dan tumis hingga berubah warna. Angkat dan sisihkan.
3. Selanjutnya, tambahkan irisan akar teratai ke wajan dan tumis dengan api besar beberapa kali. Kemudian tambahkan irisan daging babi yang telah ditumis sebelumnya. Lanjutkan menumis secara terus-menerus hingga kedua bahan matang sempurna. Bumbui dengan garam dan MSG sesuai selera. Jika bawang daun telah disiapkan, taburkan di atas hidangan sebelum diangkat dari api dan aduk sebentar.
PRE
NEXT