Hindari Kesalahan Perawatan Kulit Ini untuk Kulit Kering di Musim Gugur
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dengan kedatangan musim gugur, suhu secara bertahap turun dan kelembapan udara berkurang, menyebabkan kelembapan kulit permukaan menguap dan menyebabkan kekeringan. Oleh karena itu, menjaga kelembapan selama musim gugur sangat penting. Banyak orang memprioritaskan perawatan kulit saat musim berubah, tetapi penting untuk menghindari kesalahan umum.
Apa saja mitos perawatan kulit musim gugur yang perlu Anda ketahui?
1. Masker wajah harian tidak akan memperbaiki kulit kering
>Banyak wanita yang menyadari kulit kering di musim gugur beralih ke masker wajah secara rutin, terkadang setiap hari. Meskipun masker sesekali dapat melembapkan secara efektif, penggunaan berlebihan mempercepat kehilangan kelembapan. Memberikan nutrisi berlebihan pada kulit mengganggu metabolisme alaminya, menyebabkan penguapan air lebih cepat. Hal ini tidak hanya gagal melembapkan tetapi memperparah kekeringan.
II. Mencuci dengan air dingin dapat mengecilkan pori-pori
Banyak yang percaya bahwa mencuci wajah dengan air dingin di musim gugur dapat mengecilkan pori-pori dan mengunci kelembapan. Namun, air dingin membuat pori-pori enggan terbuka, menyebabkan kotoran menumpuk dan menyumbatnya. Hal ini memicu produksi minyak berlebihan, mengganggu keseimbangan minyak dan air pada kulit.
III. Menggunakan semprotan wajah selama musim kering
Banyak orang membawa semprotan pelembap, percaya bahwa semprotan tersebut dapat segera meredakan kekeringan atau ketidaknyamanan sambil mengembalikan kelembapan. Namun, semprotan tidak hanya gagal melembapkan tetapi dapat memperburuk kekeringan. Penggunaan sesekali selama musim kering tidak berbahaya, tetapi penggunaan harian yang sering menjebak molekul air di permukaan, di mana mereka menguap dengan cepat, sebenarnya menarik kelembapan dari kulit.
Keempat, pembersih wajah dengan daya pembersihan yang lebih kuat lebih disarankan.> Beberapa orang dengan kulit berminyak percaya bahwa memilih pembersih yang lebih kuat akan menghilangkan minyak berlebih, sehingga mengunci kelembapan dan mencegah kekeringan. Namun, meskipun pembersih semacam itu dapat menghilangkan sebum berlebih, mereka juga menghilangkan kelembapan kulit. Hal ini terjadi karena penghilangan minyak secara bersamaan menyebabkan kehilangan air yang signifikan. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih pembersih yang lembut dan tidak mengiritasi.
Pengingat lembut: saat merawat kulit di musim gugur, waspadai mitos-mitos umum ini. Hindari mengikuti saran secara buta yang tidak hanya gagal melembapkan tetapi justru dapat memperburuk kekeringan. Untuk menjaga kulit tetap lembut sepanjang musim, pastikan Anda minum banyak air, mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup, serta menerapkan rutinitas pelembapan yang menyeluruh.
Apa yang Harus Dimakan untuk Perawatan Kulit
1. Zat besi, tembaga, dan vitamin A dalam susu memiliki sifat kecantikan, meningkatkan aktivitas sel kulit untuk menunda penuaan, meningkatkan elastisitas kulit, dan mengurangi garis halus. Susu juga menawarkan manfaat pemutihan, yang telah lama dianggap sebagai bahan kecantikan utama bagi wanita.Isoflavon kedelai adalah fitoestrogen dengan aktivitas estrogenik, menunda penuaan sel pada wanita dan menjaga elastisitas kulit.
3. Mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan karotenoid, brokoli memiliki nilai gizi tertinggi di antara sayuran sejenisnya, menjadikannya "raja sayuran". Ia meningkatkan ketahanan kulit terhadap kerusakan dan membantu menjaga elastisitas.
4. Kaya akan vitamin C, ia mengganggu produksi melanin, mencegah penumpukan pigmen, menjaga kulit tetap cerah, dan membantu menghilangkan bintik-bintik.
5. Mengandung karoten dan likopen, yang membantu menghaluskan kerutan dan membuat kulit lembut dan halus. Konsumsi tomat secara teratur juga mengurangi lingkaran hitam dan kerentanan terhadap sengatan matahari.
PRE
NEXT