Empat Kategori Makanan untuk Menghilangkan Panas Dalam pada Musim Gugur
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Medis tradisional Tiongkok menyatakan bahwa buah loquat memiliki rasa manis dan asam dengan sifat netral. Buah ini dihargai karena dapat melembapkan paru-paru, meredakan batuk, menghilangkan dahaga, menyeimbangkan lambung, memperlancar buang air kecil, dan membersihkan panas. Buah ini sangat cocok dikonsumsi pada musim gugur, efektif melawan batuk kering, sesak dada, dan lendir berlebihan, serta memberikan manfaat pencegahan penyakit.
Tips: Saat memilih loquat, pilih yang berukuran besar dan seragam, berbentuk oval, dengan kulit berwarna oranye-kuning. Pilih buah yang memiliki bulu utuh, banyak jus, kulit tipis, daging tebal, dan tidak ada bercak hijau.Menyimpan loquat di lemari es dapat menyebabkan buah menjadi hitam akibat kelembapan berlebih; sebaiknya disimpan di tempat kering dan berventilasi baik. Mengandung polifenol, loquat cenderung berubah warna setelah dikupas. Merendamnya dalam air dingin, air gula, atau air garam dapat mencegah perubahan warna. Loquat yang belum matang tidak boleh dikonsumsi.Penderita diabetes sebaiknya menghindarinya, sementara mereka yang memiliki kekurangan limpa dan diare sebaiknya mengonsumsinya secukupnya atau menghindari sama sekali. Labu Labu membantu mencegah bibir pecah-pecah, mimisan, dan kulit kering pada bayi, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan meredakan kekeringan musim gugur. Porsi harus moderat—tidak lebih dari satu porsi makanan pokok per hari, namun tidak terlalu sedikit. Coba "Bubur Labu dan Beras Ketan Hitam".
Cara membuat: Iris labu. Cuci beras dan kurma. Masukkan semua bahan ke dalam panci dengan air. Didihkan dengan api besar, lalu kecilkan api dan masak hingga beras empuk.
III. Buah Kering dan Sayuran Berdaun
Buah kering dan sayuran berdaun merupakan sumber magnesium dan asam folat yang baik. Kekurangan nutrisi ini dapat berkontribusi pada perasaan cemas.Magnesium penting untuk kesehatan jantung, memastikan fungsi jantung yang cukup selama musim kering. Asam folat menjaga kualitas darah, sehingga meningkatkan penyerapan nutrisi di sistem saraf.
Bayi dapat mengonsumsi jumlah sedang dari akar teratai, ikan laut, pisang, kacang walnut, biji melon, kacang hazelnut, bayam, seledri, dan selada.Menambahkan makanan ini ke dalam diet bayi pada musim gugur dapat membantu meredakan kekeringan dan fluktuasi emosi. Ibu dapat menyiapkan bahan-bahan ini dengan cara kreatif untuk pemberian makan.
IV. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung vitamin B. Vitamin B1 penting untuk menutrisi ujung saraf, sementara vitamin B6 menstabilkan fungsi seluler dan menyediakan energi seluler.
Vitamin B1 dan B6 paling melimpah dalam biji-bijian utuh dan kacang-kacangan. Bayi dapat mengonsumsi nasi biji-bijian utuh atau bubur dari barley, biji Job's tears, biji jagung, atau nasi merah 3-5 kali seminggu pada musim gugur.
Vitamin B1 dan B6 paling melimpah dalam biji-bijian utuh dan kacang-kacangan. Pada musim gugur, bayi dapat mengonsumsi nasi biji-bijian utuh atau bubur 3–5 kali seminggu, seperti nasi barley, biji Job's tears, biji jagung, kacang merah, kedelai, dan nasi. Selain itu, biskuit nasi merah, kue nasi merah, dan roti gandum utuh dapat dinikmati secara teratur.
Pengingat khusus: Untuk mengatasi kekeringan musim gugur, tingkatkan asupan air putih sambil mengurangi minuman manis; tambahkan lebih banyak sup dan sayuran ke dalam makanan sambil membatasi hidangan berlemak dan berprotein tinggi. Musim gugur menawarkan buah-buahan melimpah yang merangsang produksi air liur, menghilangkan dahaga, merangsang nafsu makan, dan membantu pencernaan. Buah-buahan musim gugur yang cocok untuk bayi meliputi apel, pir, tebu, buah sitrus, persik, delima, anggur, dan jujube.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved