Bermain dengan Anak-Anak Membutuhkan Keterampilan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Jika seorang anak tidak tertarik pada suatu permainan, tentu saja permainan tersebut tidak akan menyenangkan. Anak-anak sangat sensitif; memaksa mereka bermain permainan yang tidak disukai seringkali menyebabkan ketidakpedulian. Sebaliknya, diskusikan permainan dengan anak Anda dan pilih aktivitas yang menarik bagi keduanya. Saat bermain dengan anak, orang tua harus terlibat dengan kesungguhan dan fokus yang sama seperti anak. Waktu singkat dengan perhatian penuh memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada partisipasi yang lama namun setengah hati.
2. Mendengarkan Aktif
Anak-anak mendambakan perhatian orang tua, dan semakin banyak mereka mendapatkannya, semakin baik. Mendengarkan menunjukkan kasih sayang dan perhatian Anda, mendorong mereka untuk mengekspresikan diri dengan lebih bebas. Apa yang anak-anak sampaikan melalui permainan mungkin mengandung makna yang lebih dalam. Dengan mendengarkan dengan seksama apa yang mereka katakan, Anda mungkin menemukan pikiran yang tulus yang mereka tak berani ungkapkan atau kesulitan mengartikulasikan.Melalui mendengarkan, biarkan anak Anda memandu Anda ke dunia yang mereka lihat. 3. Ajukan Pertanyaan Terbuka Bermain adalah dunia anak. Untuk masuk ke dunia mereka, Anda tidak hanya harus mendengarkan tetapi juga membuka diri untuk belajar melalui pertanyaan. Hindari menganggap anak Anda berpikir seperti Anda, dan jangan terburu-buru untuk mengutarakan ide Anda sendiri. Imajinasi anak seringkali melampaui ekspektasi kita yang paling liar.Matahari mungkin hijau, awan mungkin kuning—ketika orang tua menerima kemungkinan-kemungkinan seperti itu, anak-anak menemukan kebebasan yang lebih besar untuk menjadi diri mereka sendiri. Tanyakan apa yang mereka lakukan dan berusaha memahami perspektif mereka. Jika tidak, teguran dapat menghancurkan kegembiraan bermain mereka, membuat mereka merasa dizalimi—kerugian yang jauh lebih besar daripada keuntungan apa pun. 4. Ketika masalah muncul, dorong anak untuk menyelesaikannya sendiri Bermain mencerminkan kehidupan sehari-hari, di mana anak-anak menghadapi tantangan dan kesulitan.Orang tua mungkin secara naluriah ingin campur tangan untuk menyelesaikan masalah. Namun, bermain memberikan lingkungan teraman bagi anak untuk belajar memecahkan masalah. Misalnya, ketika anak kesulitan mengangkat kotak balok bangunan yang penuh, tanyakan kepada mereka, "Apa yang harus kita lakukan?" Dengan kesabaran, Anda dapat berbagi kegembiraan dan kebanggaan mereka saat mereka membuka kotak, mengeluarkan balok-balok, dan mengatasi tantangan.
PRE
NEXT