Kacang air memiliki sifat yang dapat mendinginkan panas dan detoksifikasi
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Ahli gizi menjelaskan manfaat kacang air: Meskipun kebanyakan orang mengonsumsinya mentah atau direbus, sedikit yang menyadari bahwa kacang air dapat diolah dengan berbagai cara dan memiliki nilai gizi yang luar biasa.
Manfaat Kacang Air
Kacang air memiliki daging putih murni yang renyah dan menyegarkan. Mereka cocok untuk ditumis, direbus sebentar, dipanggang, direbus, atau digoreng dalam minyak panas.Makanan vegetarian terkenal dari Shaanxi, "Sweet and Sour Water Chestnuts"—berwarna kuning pucat dengan tekstur renyah dan rasa manis-asam—dibuat dengan cara merebus dalam air mendidih, kemudian digoreng sebentar dalam minyak panas sebelum dimasak dalam saus manis-asam.
Kue Bunga Mawar dari Beijing dibuat dengan menggiling kacang air menjadi pasta halus, mencampurnya dengan tepung, membentuknya menjadi bola, menggorengnya dalam minyak panas, lalu menumisnya dalam wajan terpisah dengan air mendidih, gula halus, dan air mawar untuk membuat saus. Kue-kue tersebut kemudian dilapisi dengan saus ini dan disiram dengan minyak kacang.
Makanan ini memiliki tekstur lembut dan halus dengan rasa manis dan aroma mawar yang kaya.Kacang air tidak hanya cocok untuk hidangan tunggal tetapi juga sangat cocok dipadukan dengan daging untuk menciptakan hidangan unik seperti kacang air tumis dengan udang, kacang air tumis dengan ayam cincang, ayam rebus dengan kacang air, rol daging kacang air, dan pancake kacang air gaya selatan.
Analisis ilmiah modern menunjukkan bahwa kacang air mengandung tidak hanya kelembapan yang melimpah, 21,8% pati, dan 1,5% protein, tetapi juga kalsium, fosfor, besi, provitamin A, asam karbonat, dan vitamin B1, B2, dan C. Selain itu, kacang air mengandung senyawa antibakteri yang sensitif terhadap panas—water chestnutin—dan komponen anti-kanker yang efektif.
Eksperimen menunjukkan bahwa water chestnutin memiliki efek penghambatan terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa. Selama penyaringan obat tradisional Tiongkok, Kelompok Riset Pencegahan dan Pengobatan Kanker Shanghai menemukan bahwa berbagai preparat water chestnut menghambat sel kanker pada model hewan. Jurnal Kedokteran Tiongkok Singapura juga melaporkan penggunaan lokal water chestnut sebagai terapi tambahan untuk kanker esofagus.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved