Ramuan diet untuk batu kandung kemih
Encyclopedic
PRE
NEXT
Akibat malnutrisi, Xiao Jian menderita batu kandung kemih. Ibunya mencari saran medis ke mana-mana. Kemudian, setelah mendengar tentang ramuan tradisional yang melibatkan terapi diet yang terbukti efektif bagi orang lain, ia segera menyiapkan ramuan tersebut untuk Xiao Jian setelah mendapatkan resepnya. Berikut adalah metode untuk ramuan diet ini.
Langkah/Metode:
1. Pertama, beli alfalfa dan beras japonica dari supermarket atau pasar. Siapkan jumlah yang sesuai dari lemak babi, garam, dan MSG. Pastikan semua bahan sudah siap.
3. Ambil 100 gram beras japonica. Bilas hingga bersih, lalu tambahkan ke panci dengan 1000 ml air. Rebus dengan api besar hingga mendidih, lalu kecilkan api dan masak hingga menjadi bubur encer. Aduk campuran alfalfa ke dalamnya. Konsumsi satu porsi setiap hari, hangat.
Peringatan:
Biasakan minum air yang cukup, idealnya 1500-2000 mililiter per hari. Konsumsi buah dan sayuran yang cukup. Pertahankan diet yang ringan, rendah protein, dan rendah lemak.
Infeksi saluran kemih dan penyumbatan adalah penyebab paling umum batu kandung kemih. Pengobatan harus memprioritaskan pengangkatan batu sambil mencegah peradangan dan komplikasi. Pasien yang menjalani pengobatan harus mematuhi tindakan pencegahan khusus untuk menghindari hambatan pemulihan akibat kelalaian pribadi. Rincian sebagai berikut:
Prioritaskan pengelolaan batu dengan membatasi konsumsi sayuran kaya oksalat seperti bayam, bit, dan sayuran berdaun hijau gelap lainnya, karena kalsium oksalat merupakan komponen utama batu saluran kemih. Hindari teh kuat, dan pilih teh ringan atau air. Jaga hidrasi yang cukup, terutama bagi pekerja fisik atau mereka yang bekerja di suhu tinggi yang memerlukan asupan cairan lebih banyak. Kurangi konsumsi garam dan ikuti diet yang ringan. Minimalkan asupan protein hewani, termasuk daging dan jeroan.
Hindari makan dan minum berlebihan, batasi konsumsi nutrisi berlebihan. Kebiasaan makan berlebihan biasanya melibatkan diet tinggi protein, gula, dan lemak, yang meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Secara teratur tambahkan lebih banyak biji-bijian utuh dan makanan berbasis tumbuhan ke dalam diet Anda.
Pilih sayuran dengan rasa ringan dan konsumsi cukup semangka, labu musim dingin, pir, dan akar teratai segar;
PRE
NEXT