Makanan apa yang dapat dikonsumsi pria untuk meningkatkan kualitas sperma?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Bagi pria yang berencana memiliki anak, meningkatkan kualitas sperma sangat penting untuk melahirkan anak yang sehat dan cerdas – suatu kebutuhan mendesak. Oleh karena itu, individu-individu ini sering bertanya: bagaimana pilihan makanan dapat meningkatkan kualitas sperma?
Apa yang harus dimakan pria untuk meningkatkan kualitas sperma?
1. Konsumsi lebih banyak tomat
Studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi tomat secara teratur dapat meningkatkan kualitas sperma.Tomat kaya akan mineral (kalium, besi, dll.), vitamin A dan C, serta senyawa bioaktif seperti likopen. Likopen adalah antioksidan kuat yang efektif menetralkan radikal bebas, memberikan manfaat anti-kanker dan menekan pertumbuhan tumor. Ilmuwan India telah mengonfirmasi bahwa antioksidan dan likopen yang terdapat dalam buah-buahan tertentu dan seafood dapat membantu pria meningkatkan "vitalitas" mereka.
2. Perhatikan asupan unsur mikro
Unsur mikro yang penting untuk kesuburan pria meliputi seng, selenium, tembaga, kalsium, dan magnesium. Seng adalah unsur esensial dalam sistem reproduksi. Kekurangan seng dapat mengganggu perkembangan organ reproduksi pria dan karakteristik seksual sekunder selama masa remaja, mengurangi motilitas sperma, melemahkan fungsi imun, dan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit menular seperti prostatitis dan epididimitis.Kekurangan selenium meningkatkan konsentrasi peroksida dalam tubuh, merusak sistem reproduksi pria dan testis. Oleh karena itu, pria disarankan untuk secara teratur mengonsumsi makanan kaya zinc dan selenium, seperti susu, jagung, beras hitam, dan kacang hitam.
3. Suplemen Arginine
Arginine merupakan komponen esensial untuk produksi sperma dan meningkatkan motilitas sperma. Kekurangan arginine dapat menyebabkan oligospermia. Makanan yang kaya akan arginine meliputi teripang, belut, lele, cumi-cumi, biji wijen, ubi jalar Cina, kacang ginkgo, kulit tahu, tahu beku, kacang tanah, biji bunga matahari, dan kacang hazelnut.Teripang telah lama dianggap sebagai tonik berharga untuk menutrisi ginjal, meningkatkan esensi, dan memperkuat vitalitas. Pria dapat memasukkannya ke dalam diet rutin mereka sesuai kebutuhan.
4. Suplemen Zinc
Testis manusia, kelenjar prostat, dan sperma itu sendiri mengandung konsentrasi zinc yang tinggi. Kekurangan zinc kronis dapat menyebabkan atrofi testis dan oligospermia.Makanan kaya zinc meliputi tiram, udang, kerang, seafood, hati hewan, kacang walnut, susu, kacang-kacangan, dedak, dan biji teratai. Daging tiram memiliki kandungan zinc tertinggi di antara makanan tersebut. Asupan zinc harian tidak boleh melebihi 15 mikrogram, karena kelebihan zinc dapat mengganggu fungsi mineral lain dalam tubuh.
5. Suplemen protein berkualitas tinggi
Protein berkualitas tinggi merupakan bahan dasar utama dalam pembentukan sperma. Makanan yang kaya protein meliputi daging tanpa lemak, sumsum tulang belakang babi, daging anjing, daging sapi, daging domba, ayam, bebek, telur, ikan, udang, dan produk kedelai.
6. Suplemen Kalsium
Kalsium memainkan peran penting dalam motilitas sperma, menjaga aktivitas hyaluronidase, dan proses pembuahan. Kekurangan kalsium dapat memperlambat pergerakan sperma, menyebabkan asthenozoospermia.Pria disarankan untuk mengutamakan makanan kaya kalsium seperti susu, produk kedelai, ikan kering, sup tulang babi, rumput laut, udang kering, kelp, wakame, kuncup bunga daylily, jamur shiitake, daun mustard, ketumbar, almond manis, dan kismis.
7. Suplemen magnesium
Magnesium tidak hanya meningkatkan motilitas sperma tetapi juga mengatur fungsi jantung, menurunkan tekanan darah, mencegah penyakit jantung, dan meningkatkan kesuburan pria. Makanan yang kaya magnesium meliputi kedelai, kentang, kacang walnut, oatmeal, pasta, sayuran berdaun hijau, dan seafood.Pria disarankan mengonsumsi dua mangkuk oatmeal dengan susu dan satu pisang untuk sarapan.
8. Meningkatkan asupan biji labu
Ilmuwan Amerika menemukan bahwa mengonsumsi secara teratur daun labu, biji labu, bawang putih, jahe, tomat, dikombinasikan dengan olahraga moderat, menjaga berat badan sehat, menghindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan, dapat membantu meningkatkan kualitas sperma pria.Peneliti menunjukkan bahwa suplemen seng tidak hanya merangsang sekresi testosteron tetapi juga meningkatkan jumlah sperma, sementara vitamin C meningkatkan kualitas sperma.Oleh karena itu, biji labu terbukti sangat bermanfaat karena kandungan zincnya yang tinggi.
9. Jus Daun Labu
Jus segar berwarna hijau tua yang diekstraksi dari daun labu, dicampur dengan susu segar dalam takaran yang sama, dikonsumsi setiap hari dalam satu gelas, menawarkan efek pemulihan yang kuat. Jus ini membantu meningkatkan libido pria, meningkatkan kualitas sperma, dan memulihkan kemampuan reproduksi.
PRE
NEXT