Ide Hadiah Hari Ibu: Dua Saran yang Tulus
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Secara umum diakui bahwa pemberian hadiah harus disesuaikan dengan preferensi penerima, dengan menyajikan barang-barang yang sesuai dengan selera ibu. Meskipun saran ini mungkin terdengar klise, karena kurang substansi, prinsip-prinsip psikologis menawarkan metode untuk menentukan hadiah mana yang paling efektif untuk menyenangkan ibu-ibu yang beragam.
Pada kenyataannya, ada tiga pihak utama dalam tradisi pemberian hadiah: pemberi, penerima, dan penonton—yaitu pihak ketiga yang tidak langsung, kepada siapa pemberi seringkali juga menyampaikan pesan. Kita harus mempertimbangkan dengan cermat pertanyaan: "Kepada siapa, pada akhirnya, hadiah ini ditujukan?"
Pada awal abad ke-20, antropolog Prancis Marcel Mauss melakukan perjalanan ke suku Maori di Selandia Baru dan komunitas asli Amerika di Kanada untuk mempelajari pemberian hadiah dalam "masyarakat tradisional." Dalam sistem pertukaran hadiah yang ia gambarkan, penerima memiliki kewajiban untuk membalas, artinya pemberi mengharapkan balasan. Oleh karena itu, mereka yang paling sering memberi seringkali bekerja sia-sia, tanpa mendapatkan rasa terima kasih sama sekali.Atas nama kedermawanan, pemberian hadiah kita pada akhirnya berasal dari panggilan kasih sayang.
Hingga saat ini, teori antropolog tersebut tetap relevan secara praktis. Sama seperti sistem pertukaran Maori yang dikenal sebagai kula atau pesta kula suku asli Amerika, pemberian hadiah kita tetap diatur oleh tiga batasan: memberi, menerima, dan membalas (tanpa pertukaran timbal balik, hubungan kita tak terhindarkan akan retak).
Tiga kriteria untuk hadiah "sempurna"
Pertama, hadiah harus memiliki tingkat keunikan yang tinggi. Merek terkenal hanyalah salah satu bentuk keunikan, tetapi keunikan tidak sama dengan merek terkenal.
Kedua, hadiah harus cocok untuk dipajang di tempat terbuka, sehingga penerima dapat melihatnya sering dan dengan demikian mengingat Anda, pemberi hadiah, secara teratur.
Ketiga, hadiah harus tidak mungkin untuk diberikan kepada orang lain atau dijual.
Menawarkan pilihan lebih buruk daripada tidak menawarkan sama sekali
Dengan ulang tahun teman yang semakin dekat, misi pencarian hadiah Anda dimulai. Perhiasan yang menakjubkan, dekorasi rumah, atau karya lengkap penulis favorit mereka membuat Anda bingung—mana yang harus dipilih? Atau mungkin cukup tanyakan kepada mereka apa yang mereka inginkan?
Tunggu dulu—jika Anda ingin membuatnya benar-benar bahagia, sebaiknya jangan membuatnya memilih.
Membiarkan penerima memilih hadiahnya sendiri mungkin terlihat memaksimalkan dampaknya (akhirnya, dia memilihnya sendiri, jadi dia pasti senang...). Namun, pendekatan ini hanya mengalihkan ketidakpastian Anda kepadanya, memindahkan beban keputusan kepadanya. Dihadapkan pada tiga pilihan, bagaimana dia bisa memutuskan?Akibatnya, apapun pilihan yang dia ambil, "efek biaya kesempatan" akan secara signifikan mengurangi rasa bahagianya. Ini karena memilih satu barang berarti mengorbankan kesempatan untuk memiliki dua yang lain. Dia pasti akan merasa menyesal: Sayang sekali, dua yang lain terlewat dari tanganku...
Oleh karena itu, ketika hadiah yang ditawarkan memiliki nilai yang serupa, untuk memaksimalkan kebahagiaannya, Anda sebagai pemberi hadiah sebaiknya secara tegas memilih satu barang untuk diberikan. Memberikan beberapa pilihan baginya untuk memutuskan justru kontraproduktif.
PS: Setiap ibu mendambakan lebih banyak waktu bersama anaknya. Menyisihkan waktu untuk menemani ibu Anda akan menjadi hadiah paling berharga yang dapat Anda berikan padanya.
————————————————————————————————————————————
Pilihan Editor:
Cara Memilih Hadiah yang Sungguh Mengharukan
Keindahan terbesar sebuah hadiah terletak pada kemampuannya untuk menggetarkan hati. Di era kelimpahan materi saat ini, memberi dan menerima hadiah telah menjadi hal biasa—lalu, jenis hadiah apa yang dapat membuat hati penerima berdebar tanpa sadar, merasa terharu dan hangat?
Hadiah apa yang harus diberikan kepada suami Anda untuk ulang tahunnya?
Ulang tahun suami Anda semakin dekat—apa yang harus Anda berikan padanya? Banyak wanita mulai mempersiapkannya sebulan sebelumnya, namun tugas ini ternyata cukup melelahkan. Bagaimana cara mengejutkannya sambil meninggalkan kesan yang abadi, memastikan dia mengingat kebaikan hati Anda dan menambah kehangatan dalam pernikahan Anda?
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved