Melampaui Nutrisi Bayi: Enam Manfaat Tak Terduga dari ASI
Encyclopedic
PRE
NEXT
Melalui aplikasi yang inovatif, ASI telah lama melampaui perannya sebagai sekadar nutrisi bayi.
Di bawah ini, kita akan menjelajahi enam fungsi baru ASI:
(1) Menginduksi tidur: ASI mengandung zat alami yang mirip morfin dengan sifat sedatif, memungkinkan bayi tertidur dengan cepat setelah menyusui.
(2) Mendorong pertumbuhan: ASI mengandung EGF (Epidermal Growth Factor), yang merangsang proliferasi sel, mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bayi.
(3) Penghancuran parasit: Setiap tetes ASI mengandung 50.000 makrofag dan 5.000 limfosit. Saat masuk ke saluran pencernaan bayi, sel-sel ini dapat menghancurkan parasit tertentu.
(5) Mencegah penyakit jantung koroner: ASI memberikan bayi tingkat tembaga yang lebih tinggi, yang berperan positif dalam melindungi sistem kardiovaskular.
(6) Kaya akan taurin: ASI mengandung taurin yang melimpah, esensial untuk mempromosikan perkembangan sel otak bayi dan meningkatkan kecerdasan.
Meskipun bermanfaat, ASI tidak boleh digunakan dengan cara berikut:
1. Untuk luka luar, gunakan es atau panas – ASI tidak efektif
Pak Liang dari Nanning mengalami cedera mata secara tidak sengaja saat bermain basket, dan muncul benjolan kecil di tengah bulan. Setelah pulang ke rumah, ibunya segera mendapatkan ASI dari seorang ibu baru di tetangga dan mengoleskannya pada area yang memar, dengan klaim bahwa hal itu akan menghilangkan stasis darah, mengurangi pembengkakan, dan meredakan nyeri.Ibunya tidak mengetahui alasan di balik hal ini, hanya mendengar hal tersebut dari orang tua di masa lalu, sehingga ia mengikuti praktik tersebut. Beberapa jam kemudian, Pak Liang memang merasa pembengkakan berkurang sedikit. Pada pagi berikutnya, benjolan tersebut telah hilang sepenuhnya.Setelah 24 jam, kompres hangat harus diterapkan untuk meningkatkan sirkulasi darah dan melarutkan stasis. Namun, susu manusia secara fundamental tidak efektif untuk tujuan ini. Susu ibu sedikit dingin dan tidak memiliki sifat pemanasan yang diperlukan untuk merangsang aliran darah dan mengatasi stasis. Perbaikan kondisi Pak Liang kemungkinan besar disebabkan oleh proses penyembuhan alami tubuhnya. 2. Menggunakan susu manusia untuk eksim sama sekali tidak dapat diandalkan Ketika bintik-bintik merah kecil muncul di wajah Dian Dian saat usianya baru sedikit lebih dari sebulan,dengan bercak baru muncul begitu bercak lain menghilang, dan tidak pernah sembuh sepenuhnya. Anggota keluarga menyarankan bahwa itu adalah eksim dan bahwa mengoleskan ASI akan memperbaikinya secara signifikan. Ibu tersebut bingung: apakah ASI benar-benar memiliki efek seperti itu? Mengapa dia belum pernah mendengarnya sebelumnya?
Eksim bayi adalah kondisi kulit alergi, yang umumnya disebut dermatitis atopi. Anak-anak dengan eksim mengalami kulit kemerahan dan ruam.Baik panas maupun kelembapan dapat memperburuk gejala eksim. Anak-anak dengan eksim seringkali alergi terhadap makanan berprotein tinggi seperti ASI, susu sapi, dan telur. Oleh karena itu, menggunakan ASI atau susu sapi secara oral atau topikal mungkin hanya menghasilkan hasil yang kontraproduktif.
PRE
NEXT