Apakah gigi sensitif bisa menjalani pemutihan gigi?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Gigi sensitif sangat rapuh dan memerlukan pertimbangan diet yang ketat. Secara umum, makanan yang terlalu dingin, panas, atau asam sebaiknya dihindari, karena dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada gigi tersebut. Akibatnya, beberapa orang khawatir apakah gigi sensitif dapat menoleransi pemutihan gigi. Mari kita lihat apa yang dikatakan para ahli.
Apakah gigi sensitif dapat menjalani pemutihan?
Para ahli menjelaskan bahwa pemutihan gigi pada dasarnya aman dan andal. Namun, hal ini tidak cocok untuk semua orang, dengan sebagian kecil mengalami reaksi alergi. Reaksi ini biasanya muncul setelah perawatan, terutama saat mengonsumsi makanan panas atau dingin, meskipun biasanya mereda dalam 48 jam dan berhenti sepenuhnya setelah perawatan.
Jika sensitivitas terjadi selama pemutihan, ada dua pendekatan:
1. Lakukan tes alergen untuk mengidentifikasi zat pemicu secara awal.
2. Setelah alergen dikonfirmasi, hindari paparan secara ketat. Untuk pengobatan, beli produk khusus alergi dari apotek dan ikuti regimen yang diresepkan untuk memperbaiki sensitivitas berlebihan dengan cepat.
Pemutihan gigi dengan cahaya dingin merupakan teknik pemutihan gigi terkini yang sedang tren di Eropa dan Amerika. Teknik ini tidak hanya menghilangkan noda permukaan tetapi juga menembus dalam ke email gigi untuk mencapai pemutihan yang efektif. Uji klinis menunjukkan bahwa teknologi pemutihan cahaya dingin Rinover dapat meningkatkan warna gigi sebesar 5–14 unit Vita, melampaui produk sejenis dan melebihi efektivitas tray pemutihan rumahan lebih dari 30%.Prosedur ini hanya memakan waktu tiga puluh menit, bebas dari efek samping, dan hasilnya bertahan lebih dari dua tahun.
Saran ahli: Untuk keamanan dan hasil optimal, selalu pilih klinik kedokteran gigi kosmetik yang terpercaya untuk perawatan pemutihan. Hindari membuat keputusan tanpa informasi yang cukup.
PRE
NEXT