Enam Gestur Negatif yang Harus Dihindari Selama Wawancara
Encyclopedic
PRE
NEXT
Selama proses pencarian kerja, wawancara adalah tahap yang paling menegangkan. Untuk berhasil dalam wawancara, persiapan yang matang sangat penting, termasuk gestur-gestur kecil yang tampaknya sepele. Psikolog Amerika baru-baru ini menyoroti enam kebiasaan negatif yang harus dihindari selama wawancara.
Mengutak-atik ujung pakaian saat berbicara. Pencari kerja mungkin secara tidak sadar menarik ujung pakaian atau mengutak-atik kancing selama wawancara karena gugup atau tidak nyaman.Gerakan ini dengan mudah menunjukkan kecemasan Anda kepada pewawancara, memberikan kesan ketidakdewasaan dan kegelisahan.
Menyilangkan satu kaki di atas yang lain atau melipat lengan di dada. Sering mengganti posisi kaki menunjukkan ketidaksabaran, sementara menjaga posisi kaki yang disilangkan dapat dianggap tidak sopan. Melipat lengan di dada lebih lanjut menunjukkan sikap penolakan atau penolakan.Oleh karena itu, saat mencari pekerjaan, pastikan Anda duduk tegak dengan kedua kaki rata di lantai dan menjaga sikap yang rileks. Memainkan rambut. Sering menyibakkan rambut dari dahi menunjukkan sensitivitas dan kegugupan, sekaligus memberikan kesan kurang hormat. Untuk mencegah kebiasaan ini memengaruhi hasil wawancara, disarankan untuk mengikat rambut panjang atau menatanya dengan rapi. Hal ini memberikan penampilan yang tenang dan mencegah tarikan rambut yang tidak disengaja.
Gerakan tangan yang berlebihan. Meskipun gerakan tangan yang tepat dapat membantu menjelaskan poin Anda selama wawancara, gerakan tangan yang terlalu berlebihan atau dramatis dapat memberikan kesan ketidakstabilan. Oleh karena itu, jaga sikap yang tenang dan terkendali sepanjang wawancara.
Mata yang berkedip-kedip. Memindahkan pandangan secara cepat selama wawancara dapat membuat pewawancara menganggap Anda tidak percaya diri atau tidak dapat dipercaya. Pendekatan terbaik adalah mempertahankan senyuman, menatap langsung ke arah pembicara, dan sedikit memiringkan kepala.
PRE
NEXT