Balita menusuk buah di supermarket, respons ibunya membuat semua orang terdiam
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Anak-anak menunjukkan perilaku yang berbeda pada tahap perkembangan yang berbeda. Sekitar tujuh hingga delapan bulan, bayi memasuki fase eksplorasi baru, ditandai dengan rasa ingin tahu yang kuat untuk menyentuh dan menusuk segala sesuatu yang berada dalam jangkauan. Benda-benda yang tidak familiar khususnya menarik perhatian mereka, mendorong mereka untuk menyelidiki dengan tangan kecil mereka.
Baru-baru ini, seorang ibu membagikan video online yang menunjukkan anaknya yang berusia satu tahun sedang menjelajahi supermarket. Balita tersebut sangat tertarik dengan menusuk objek, terutama saat memilih buah. Awalnya menargetkan jeruk, anak tersebut terus mencoba hingga kulit jeruk yang keras akhirnya menyerah. Setelah beberapa kali menusuk, si kecil beralih ke buah persik.
Saat melihat persik, balita tersebut menjadi sangat bersemangat. Karena kulit persik lebih lembut, si kecil segera menusuk salah satunya. Jus di dalamnya membuat tangan balita menjadi lengket dan berlendir, pengalaman yang sangat menyenangkan. Untuk "menghukum" balita dengan lembut, Ibu kemudian membawanya ke bagian durian, mendorongnya untuk "silakan menusuk sepuasnya".
Dengan izin Ibu, si kecil menjadi sangat bersemangat dan segera mulai menusuk durian. Namun, kulit durian sangat keras dan berduri, membuat anak itu berteriak kesakitan dan segera menarik tangannya kembali. Setelah itu, bayi itu tidak berani lagi menusuk apa pun di bagian buah.
Mengapa anak-anak pada tahap ini terus-menerus menikmati menusuk-nusuk benda?
Karena bayi pada periode ini telah memasuki fase sensitif di mana mereka menjelajahi dunia melalui sentuhan. Selama proses ini, kesadaran otak mereka secara bertahap menguat dan otot tangan mereka perlahan-lahan menjadi lebih kuat. Dari awalnya menikmati menusuk-nusuk benda, ibu akan menyadari bahwa mereka berkembang menjadi menikmati memindahkan benda.Jangan pernah menghentikan anak Anda hanya karena hal itu membuat rumah berantakan. Proses ini secara efektif mengembangkan koordinasi motorik mereka dan mempromosikan perkembangan taktil. Sediakan lingkungan yang relatif aman di mana mereka dapat menjelajahi dunia dengan percaya diri.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved