Kemandirian Anak-Anak Amerika Dimulai dengan Melepaskan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Rasa otonomi dan kemandirian anak-anak Amerika tidak terbentuk dalam semalam; hal ini sebagian besar disebabkan oleh orang tua Amerika yang membiarkan anak-anak mereka mandiri.Meskipun cuaca sangat dingin, anak-anak tetap berlari-lari dalam celana pendek di belakang orang dewasa. Mereka yang bisa berjalan jarang diangkat; jika jatuh, orang tua hanya menonton mereka bangun sendiri. Sering terlihat orang Amerika bepergian dengan bayi yang baru berbulan-bulan—atau bahkan bayi baru lahir—beberapa di antaranya dibawa dalam keranjang yang dibawa ke mana-mana. Anak-anak yang sudah beberapa tahun menarik koper kecil mereka sendiri, sementara orang tua tidak pernah membantu.
Selama festival hantu tradisional Amerika, kami benar-benar terkesan dengan kreativitas anak-anak Amerika. Anak-anak yang lebih muda sering berpakaian sebagai berbagai hewan atau malaikat kecil, menggerakkan ekor kecil, mengepakkan sayap kecil, dan berparade di jalan-jalan dengan lampion labu. Beberapa mengenakan kostum kerangka, namun tetap mempertahankan penampilan menggemaskan "hantu kecil".Adapun anak-anak yang lebih tua, usia sekolah menengah, mereka berubah menjadi berbagai hantu yang menyeramkan: hantu besar, hantu kecil, hantu tua, hantu muda, hantu laki-laki, hantu perempuan, hantu Timur, hantu Barat, hantu lembut, hantu ganas... tak terhitung hantu di luar imajinasi kita dihidupkan. Mereka yang mengenakan kostum yang sangat unik dengan senang hati berpose untuk foto bersama pejalan kaki.Usaha dan kreativitas mereka mendapat pengakuan, membuat anak-anak merasa sangat puas. Kecerdikan mereka mengubah malam yang kacau dan menyeramkan ini menjadi sesuatu yang positif dan gembira, di mana kegembiraan perayaan menjadi suasana utama. Pada hari libur besar seperti ini, orang dewasa tidak terlihat, memungkinkan anak-anak untuk bebas berkreasi dan mengekspresikan diri.
Pemandu menjelaskan bahwa kemandirian anak-anak Amerika dikembangkan secara bertahap. Mulai dari sekolah dasar, guru-guru terus menanamkan rasa kemandirian, berulang kali menekankan prinsip bahwa anak-anak harus mengurus urusan mereka sendiri.Hobi dan bakat dikejar sesuai dengan kecenderungan pribadi, dengan orang tua hanya memberikan saran panduan. Anak-anak yang berbakat dalam olahraga atau musik mengembangkan keahlian mereka, sementara minat pada hewan atau tumbuhan juga dihormati. Anak-anak berbakat diberi ruang yang luas untuk berkembang, dengan orang tua menahan diri dari tuntutan untuk kemajuan yang disebut-sebut sebagai "serba bisa".Guru dan orang tua tidak segan-segan dalam mengapresiasi kreativitas anak-anak. Pengakuan terhadap kecerdasan majemuk muncul secara alami melalui ekspresi diri, tanpa guru atau orang tua memaksa perkembangan yang prematur.
PRE
NEXT