Psikologi Pencarian Kerja Harian: Cara Lulusan Universitas Menghadapi Penolakan
Encyclopedic
PRE
NEXT
Untuk mendapatkan posisi yang diinginkan, seseorang harus memiliki kemampuan yang kuat dan keterampilan yang relevan. Namun, mengingat masyarakat yang sangat kompetitif saat ini, menjaga kesehatan mental sangat penting. Lalu, bagaimana lulusan universitas harus menghadapi penolakan pekerjaan? Faktanya, bahkan ketika lamaran ditolak, menjaga mindset positif tetap esensial.
Penolakan pekerjaan seringkali membuat seseorang merasa seolah-olah toples emosi yang bercampur aduk tumpah, atau seperti luka lama yang terbuka kembali. Perasaan diabaikan, diremehkan, terisolasi, terhina, atau kombinasi dari semuanya adalah hal yang umum. Anda mungkin merasa terluka seperti Pat, atau frustrasi, lelah dengan cara orang lain memperlakukan Anda.Wawancara berulang kali dapat membuat Anda merasa lelah, hanya untuk berakhir di daftar penolakan.
Jangan larut dalam kesedihan; kumpulkan kembali tenaga dan isi ulang semangat Anda. Jika Anda benar-benar ingin bekerja di perusahaan tertentu, pertimbangkan untuk menulis surat yang mengungkapkan kekecewaan Anda bahwa posisi yang Anda lamar telah diisi oleh orang lain.Tekankan kembali semua kelebihan yang dapat Anda bawa ke organisasi tersebut. Beri tahu mereka bahwa Anda tetap tertarik untuk bergabung jika keadaan berubah atau ada kesempatan lain. Atau, jika Anda merasa masih ada peluang, hubungi pewawancara. Terkadang Anda akan menemukan seseorang yang bersedia membahas wawancara Anda dan di mana Anda mungkin kurang. Bertindak setidaknya memberi Anda perasaan bahwa Anda masih dalam permainan.Terkadang, kandidat terpilih mungkin tidak akhirnya mengambil posisi tersebut, atau seseorang mungkin mengubah pikiran mereka. Anda tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi; Anda akan menemukan bahwa mengambil langkah proaktif memberi Anda rasa kontrol yang lebih besar atas situasi.
Ketika diundang untuk wawancara, fokuslah pada hal-hal positif. Anda sudah berada di atas orang lain. Jika Anda mendapatkan wawancara kedua, jelas Anda telah melakukan sesuatu dengan benar. Terus asah keterampilan wawancara Anda dan evaluasi kinerja Anda setelahnya.Seperti halnya banyak upaya lain dalam hidup, semakin banyak usaha yang Anda investasikan, semakin baik hasilnya. Tetaplah bersemangat, dan Anda akan akhirnya mendapatkan posisi ideal Anda. Bagi mereka yang menghadapi penolakan dalam pencarian kerja, menjaga kesehatan mental sangat penting. Kembangkan mindset positif daripada menarik diri ke dalam kesedihan setelah satu kegagalan—isolasi semacam itu terbukti kontraproduktif.
Apa yang harus dilakukan lulusan universitas saat menghadapi penolakan? Pertama, pahami bahwa penolakan adalah hal yang wajar. Jangan putus asa setelah satu atau dua penolakan. Secara alami, lulusan harus membuat keputusan berdasarkan situasi spesifik mereka daripada bertindak impulsif. Menyesuaikan pola pikir dan menjaga kesehatan fisik dan mental sangat penting.
PRE
NEXT