Kementerian Kesehatan Malaysia Menindak Praktik Industri Bedah Kosmetik
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Di tengah meningkatnya popularitas prosedur kosmetik, lembaga kecantikan yang tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan tren ini, menyebabkan kecelakaan medis kosmetik yang sering terjadi. Sebagai tanggapan, pengawasan regulasi terhadap industri kosmetik semakin diprioritaskan secara global. Menteri Kesehatan Malaysia menyatakan bahwa kementerian sedang menyiapkan seperangkat undang-undang dan peraturan untuk ahli kecantikan guna memperbaiki praktik industri. Lembaga atau praktisi yang tidak mematuhi peraturan dapat menghadapi tuntutan pidana.
Dato' Seri Dr. Liow Tiong Lai, Menteri Kesehatan Malaysia, mengonfirmasi bahwa kementerian sedang merumuskan pedoman untuk ahli kecantikan dan telah memperingatkan mereka agar tidak melakukan perawatan kosmetik yang melibatkan jarum, karena hal ini berisiko menimbulkan tuntutan pidana.
"Mereka yang mempraktikkan kedokteran akan dituntut sesuai dengan hukum," ujarnya. "Peraturan detail tersebut diumumkan kemarin di pameran '2012 Cosmetic Professional'."
Kementerian juga akan bekerja sama dengan Komisi Perusahaan Malaysia, Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi, dan Konsumen, serta polisi untuk memantau bersama salon kecantikan yang tidak berizin.
"Bahkan jika mereka adalah spesialis berkualifikasi yang bekerja di salon kecantikan atau klinik swasta, fasilitas tersebut dianggap sebagai penyedia bedah kosmetik ilegal."
Dia menyatakan bahwa semua prosedur kosmetik, seperti perawatan laser, suntikan, terapi penurunan berat badan, atau bedah kosmetik, hanya boleh dilakukan oleh profesional yang berkualifikasi.
"Hanya mereka yang memiliki pelatihan khusus, seperti dermatolog atau ahli bedah plastik, yang memiliki kualifikasi, keterampilan, dan pengalaman yang diperlukan untuk melakukan prosedur ini."
Dia menekankan bahwa masyarakat harus menyadari keberadaan perawatan kecantikan palsu, dengan mencatat bahwa saat ini terdapat hampir 3.000 profesional kecantikan berlisensi di seluruh negeri.
Dia menjelaskan bahwa prosedur semacam itu hanya boleh dilakukan di rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta berlisensi, atau pusat perawatan harian swasta berlisensi yang dioperasikan oleh spesialis berkualifikasi yang diakui oleh Kementerian Kesehatan.
Dia juga memperingatkan warga untuk waspada terhadap paket perawatan yang terlalu murah yang ditawarkan oleh pusat kecantikan, terutama jika mereka terus-menerus mencoba meyakinkan Anda untuk mendaftar dalam penawaran promosi.
Dato' Seri Liow Tiong Lai menyarankan agar Asosiasi Pusat Kecantikan memantau praktik anggotanya.
Ia menambahkan bahwa individu yang peduli dengan kecantikan dan meragukan kualifikasi seorang praktisi dapat memverifikasi latar belakang dokter melalui portal Pendaftaran Medis di situs web Dewan Medis Malaysia.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved