Apa saja kriteria untuk pembesaran payudara?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Keinginan akan kecantikan bersifat universal, dan banyak wanita berharap untuk menghilangkan label memiliki payudara datar, dan sebaliknya menginginkan payudara yang berbentuk sempurna. Beberapa individu yang mencari operasi augmentasi mengungkapkan kepada dokter mereka preferensi untuk ukuran terbesar yang mungkin. Para ahli, bagaimanapun, menyarankan bahwa ukuran yang lebih besar tidak selalu lebih baik untuk payudara; augmentasi harus mengikuti standar estetika proporsi payudara yang telah ditetapkan.
1. Posisi Ideal
Payudara harus berada di antara tulang rusuk ke-2 dan ke-6. Diameter dasar harus berukuran 10-12 sentimeter, dengan tinggi dari dasar hingga puting sebesar 5-6 sentimeter. Puting harus sejajar dengan ruang intercostal ke-4 (sekitar setengah jalan ke atas lengan atas). Menghubungkan lekukan klavikula tengah, puting, dan puting harus membentuk segitiga sama kaki, dengan jarak antara puting sekitar 20 sentimeter.
2. Bentuk yang Indah
Bentuk payudara yang sempurna menyerupai bentuk tetesan air mata setengah bola dari Venus de Milo. Tinggi sumbu payudara biasanya 5 cm, membentuk sudut hampir 90 derajat dengan dinding dada, sekitar setengah diameter dasar payudara.
3. Gerakan Muda
Payudara yang indah dan sensual harus memiliki kekenyalan yang baik, menunjukkan gerakan ritmis selama aktivitas. Saat berdiri atau berbaring diam, mereka menampilkan keindahan tiga dimensi bentuk tetesan air mata.
4. Celah yang Memikat
Payudara yang sensual dan indah tidak dapat ada tanpa celah yang memikat.Dari perspektif estetika mode, belahan dada melambangkan kekenyalan, kesehatan, dan kesempurnaan, berfungsi sebagai titik fokus visual dan simbol ekspresi diri.
5. Tekstur Halus
Dicirikan oleh ketegangan tinggi, elastisitas yang baik, kekenyalan sedang, kulit berkilau, pengangkatan yang konsisten, kekenyalan, simetri, kelembutan, dan ukuran yang proporsional.
PRE
NEXT