Bahaya makan berlebihan sangat besar. Bagaimana cara makan hingga 80% kenyang.
Encyclopedic
PRE
NEXT
Obesitas membawa risiko signifikan, termasuk penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, hati berlemak, aterosklerosis, dan kolesistitis. Bersama dengan komplikasi terkait, potensi masalah kesehatan dapat mencapai ratusan, membentuk ancaman yang serius. Di bawah ini, kami uraikan bahaya serius dari makan berlebihan dan cara menerapkan prinsip makan hingga 80% kenyang.
1. Obesitas: Makanan berlemak tinggi dan berprotein tinggi yang umum dikonsumsi dalam diet modern lebih sulit dicerna. Kelebihan "nutrisi" menumpuk dalam tubuh, menyebabkan obesitas dan berbagai penyakit terkait. Ribuan studi ilmiah membuktikan bahwa obesitas dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, penyakit hati berlemak, aterosklerosis, kolesistitis, dan lain-lain. Ditambah dengan komplikasi yang timbul dari kondisi ini, risiko kesehatan potensial dapat mencapai ratusan, yang benar-benar mengkhawatirkan.
2. Gangguan lambung: Bahaya langsung dari makan berlebihan terletak pada beban tambahan pada saluran pencernaan, yang menyebabkan gangguan pencernaan.Selain itu, sel epitel yang melapisi lambung memiliki umur relatif pendek, memerlukan regenerasi setiap 2-3 hari. Jika makanan sebelumnya belum tercerna dan lambung segera diisi kembali, lambung tetap membesar secara persistensi. Hal ini mencegah mukosa lambung untuk memperbaiki dirinya sendiri. Akibatnya, sekresi asam lambung berlebihan mengikis penghalang mukosa, menyebabkan peradangan dan gejala gangguan pencernaan. Seiring waktu, hal ini dapat berkembang menjadi kondisi seperti erosi lambung atau tukak lambung.
3. Gangguan usus: Ilmuwan Taiwan telah mengamati bahwa penumpukan lemak di usus dapat menyebabkan obstruksi usus, yang ditandai dengan tinja hitam berdarah.
4. Kelelahan: Makan berlebihan dapat meredam fungsi otak dan mempercepat penurunan kognitif. Setelah makan berat, darah mengalir ke sistem pencernaan, meninggalkan tubuh lelah dan rentan mengantuk.
5. Kanker: Ilmuwan Jepang menunjukkan bahwa makan berlebihan mengurangi aktivitas faktor yang menghambat pembentukan sel kanker, sehingga meningkatkan risiko kanker.
6. Demensia: Ahli Jepang juga mengamati bahwa sekitar 30%-40% pasien demensia memiliki kebiasaan makan berlebihan sejak muda hingga usia pertengahan.
7. Osteoporosis: Makan berlebihan secara kronis dapat menyebabkan demineralisasi tulang berlebihan, sehingga meningkatkan risiko osteoporosis secara signifikan.
8. Penyakit Ginjal: Makan berlebihan merusak sistem urin, karena ginjal harus mengekskresikan nitrogen non-protein berlebihan, yang secara tidak terhindarkan meningkatkan beban kerjanya.
9. Pankreatitis Akut: Makan malam yang berlebihan dan berlebihan, dikombinasikan dengan konsumsi alkohol berlebihan, dengan mudah memicu pankreatitis akut.
10. Neurasthenia: Perut yang terlalu penuh memberikan tekanan pada organ sekitarnya, memungkinkan gelombang kegembiraan menyebar ke bagian lain korteks serebral dan menyebabkan neurasthenia.
11. Beban Gastrointestinal yang Meningkat: Makan berlebihan secara berlebihan merusak saluran pencernaan pada orang tua. Makan berlebihan yang terus-menerus memberikan beban berat yang berkelanjutan pada sistem pencernaan.
12. Angina atau infark miokard: Akibat penurunan fungsi pencernaan, kapasitas detoksifikasi yang berkurang, elastisitas pembuluh darah yang melemah, dan aterosklerosis yang umum pada lansia, makan berlebihan secara serius mengganggu keseimbangan diet, meningkatkan risiko angina atau memicu infark miokard.
13. Kerusakan sistem urinari: Konsumsi berlebihan merusak ginjal dan dapat juga mengganggu sistem urinari.
14. Penyakit kardiovaskular: Konsumsi kolesterol berlebihan meningkatkan risiko hiperlipidemia, aterosklerosis, dan penyakit kardiovaskular/serebrovaskular.
Bahaya makan berlebihan sangat besar. Bagaimana cara mencapai rasa kenyang 80%?
Bagaimana cara makan hingga "kenyang 80%"?
"Makan hingga kenyang 80% secara teratur memperpanjang umur dan meningkatkan umur panjang" benar adanya.Bagaimana cara mengukur tingkat kenyang ini? Para ahli menyarankan bahwa cara terbaik untuk mencapai "makan hingga 80% kenyang" adalah dengan mengunyah dengan baik dan makan perlahan.
1. Kelola waktu makan dengan efektif. Sebaiknya mulai makan saat merasa sedikit lapar, dan makan setiap kali pada waktu yang tetap. Hal ini membantu menghindari makan berlebihan dan makan terlalu cepat saat sangat lapar.
2. Berikan waktu minimal 20 menit per makan. Hal ini karena otak membutuhkan sekitar 20 menit untuk mendeteksi rasa kenyang setelah makan dimulai. Makan terlalu cepat dapat menyebabkan makan berlebihan sebelum otak menerima sinyal tersebut.
3. Kunyah setiap suapan setidaknya 30 kali.
4. Gunakan sendok kecil daripada sumpit untuk memperlambat kecepatan makan.
5. Tingkatkan konsumsi salad dingin dan biji-bijian utuh. Makanan mentah memerlukan pengunyahan yang teliti sebelum ditelan, sementara bubur oat dikonsumsi lebih lambat daripada bubur nasi biasa, dan roti kukus gandum utuh memakan waktu lebih lama untuk dimakan daripada roti kukus putih.
Bahkan periode singkat makan berlebihan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kesehatan. Oleh karena itu, hindari makan berlebihan dan mengunyah dengan terburu-buru, yang meningkatkan asupan melebihi batas normal dan mengganggu fungsi pencernaan. Saat berkumpul, biasakan makan porsi kecil secara lebih sering, mengunyah dengan teliti dan perlahan untuk mencegah konsumsi berlebihan dalam satu kali makan.
Bahaya makan berlebihan sangat besar. Kami telah membahas cara makan hingga 80% kenyang. Kami harap panduan ini bermanfaat. Akhirnya, kami berharap Anda sehat dan lancar sepanjang musim dingin ini.
PRE
NEXT