Peningkatan konsultasi pasca liburan karena para pemakan berlebihan terus terpaku pada ponsel mereka
Encyclopedic
PRE
NEXT
Pada hari ketujuh Tahun Baru Imlek, hari kerja pertama setelah liburan, antrean panjang terbentuk di luar departemen kardiologi Rumah Sakit Chaoyang Beijing. Departemen tersebut melayani 602 pasien sepanjang hari, angka yang setara dengan periode puncak. Sementara itu, di Institut Pediatri Ibu Kota dan Rumah Sakit Dongfang Universitas Kedokteran Tiongkok Beijing, pasien dengan gangguan sistem pencernaan dan spondilosis servikal juga melebihi tingkat normal.
Gaya hidup tidak teratur memicu penyakit berulang
"Saya melayani 45 pasien pagi ini saja – cukup banyak untuk hari pertama kembali setelah liburan," kata Yang Zhongsu, Dokter Spesialis Utama di Departemen Kardiologi Rumah Sakit Chaoyang Beijing, sambil meneguk air minum setelah menyelesaikan konsultasi pada pagi hari ke-18.Dr. Yang mencatat bahwa pasien pasca-liburan sebagian besar mengalami hipertensi, aritmia, dan angina. Pola hidup tidak teratur selama periode liburan, ditambah dengan konsumsi makanan berkalori tinggi yang meningkat, menyebabkan tekanan darah dan kadar lipid meningkat, memicu kambuhnya kondisi kronis pada banyak pasien.
Menurut pengamatan Dr. Yang, penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular telah meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, terutama disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat."Diet berlemak dan kurang aktivitas fisik menyebabkan kenaikan berat badan, yang mengakibatkan kadar lipid darah, tekanan darah, dan gula darah melebihi batas sehat," kata Dr Yang. Kebiasaan tidak sehat ini seringkali menjadi lebih menonjol selama periode liburan. Anak-anak mengalami kelebihan makan Di klinik rawat jalan Dr Zhu Dan, seorang gastroenterolog di Institut Pediatri Ibu Kota, Ibu Lin dari Distrik Dongcheng membawa anaknya untuk berobat.Anak tersebut, yang berusia sedikit di atas lima tahun, menghadiri acara keluarga pada hari sebelumnya di mana meja dipenuhi dengan hidangan lezat. Sementara orang dewasa berbincang dengan antusias, anak tersebut makan dengan lahap. Ibu Lin menceritakan bahwa selain hidangan utama, kakek-nenek terus menawarkan buah dan kacang, serta beberapa botol yogurt dan minuman ringan. Akibatnya, anak tersebut muntah sepanjang malam.
Dr Zhu mencatat bahwa pada tanggal 18 saja, departemen gastroenterologi anak di rumah sakit tersebut merawat lebih dari 300 pasien muda, sebagian besar dengan penyebab yang sangat mirip: terutama makan berlebihan dan konsumsi minuman dingin yang berlebihan. Ia memperingatkan bahwa sistem pencernaan anak-anak masih dalam tahap perkembangan, dengan kapasitas pencernaan dan penyerapan makanan yang relatif lebih lemah. Menjaga kebiasaan makan yang teratur sangat penting, karena ketidakteraturan dapat dengan mudah memicu gangguan gastrointestinal.
Penggunaan ponsel berlebihan memicu spondilosis servikal
Selama periode liburan, banyak orang terpaku pada layar ponsel di rumah. Liu Yang, seorang praktisi di Departemen Tuina dan Terapi Fisik Rumah Sakit Oriental Universitas Kedokteran Tiongkok Beijing, melaporkan beberapa kasus kambuhnya spondilosis servikal akibat penggunaan ponsel yang berlebihan. Liu Yang mengingatkan bahwa tulang belakang leher paling rentan terhadap postur statis yang berkepanjangan, dan menyarankan mereka yang memiliki masalah leher sebelumnya untuk memprioritaskan perawatan harian.
Dalam praktiknya, Dr. Liu sering membagikan tiga latihan perawatan diri untuk kesehatan tulang belakang leher. Yang pertama adalah peregangan dada dan rotasi bahu: tekuk lengan ke atas membentuk busur, jari-jari menyentuh bahu, lalu putar bahu searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam masing-masing 10–15 kali.Latihan kedua melibatkan transformasi leher menjadi pena. Jaga kepala dan leher tetap tegak, bayangkan selembar kertas berada di bawah rahang. Gunakan tulang belakang leher sebagai batang pena dan dagu sebagai ujung pena, lalu tulis karakter Mandarin untuk "beras" (米) di udara di depan dada.Latihan terakhir melibatkan memeluk kepala dan memutar leher. Satukan jari-jari di belakang kepala, jaga tegangan statis antara kepala dan tangan. Putar kepala dan leher ke kiri secara perlahan, pindahkan pusat resistensi ke tangan kanan; lalu putar ke kanan, pindahkan resistensi ke tangan kiri. Ulangi 5 hingga 10 kali.
Liu Yang merekomendasikan untuk beristirahat sejenak untuk menggerakkan tulang belakang leher selama bekerja. Saat menggunakan komputer, meninggikan layar dengan dudukan atau menurunkan kursi untuk menjaga ketinggian mata sejajar dengan layar dapat memberikan hasil positif.
PRE
NEXT