Detoksifikasi untuk Jerawat Wajah: 5 Sayuran Pembersih untuk Menghilangkan Jerawat
Encyclopedic
PRE
NEXT
Medis tradisional Tiongkok menyatakan bahwa fungsi hati mencapai puncaknya pada musim semi dan musim panas. Selama periode ini, toksin dapat menumpuk dalam tubuh, berpotensi menyebabkan sembelit dan jerawat. Oleh karena itu, individu yang mengalami musim-musim ini disarankan untuk memprioritaskan detoksifikasi yang efektif. Jadi, bagaimana cara detoksifikasi saat jerawat wajah muncul?Makanan detoksifikasi berikut dapat membantu Anda!
Mentimun — Menghilangkan panas dan meningkatkan metabolisme
Seperti yang disimpulkan dari Compendium of Materia Medica, mentimun — makanan pokok yang umum — memiliki rasa manis dan sifat mendinginkan. Ia menghilangkan panas, menghilangkan dahaga, mengurangi pembengkakan, dan menghilangkan stasis darah.
Ia bermanfaat untuk gangguan musim semi seperti iritabilitas dan sakit tenggorokan.Medis modern mengakui bahwa mentimun mengandung serat, yang membantu peristaltik usus dan mempercepat pembuangan limbah. Senyawa cucurbitacin dalam mentimun merangsang aktivitas metabolik dan mengeluarkan toksin.Sifat diuretiknya membersihkan saluran kemih, membantu ginjal dalam menghilangkan toksin dari sistem kemih. Mentimun segar juga mengandung asam propionat, yang menghambat konversi gula menjadi lemak. Namun, karena mentimun bersifat mendinginkan, mereka yang memiliki konstitusi limpa dan lambung lemah atau penyakit kronis sebaiknya mengonsumsinya dengan moderat.Mentimun cocok untuk salad dingin, seperti salad mentimun dan jamur telinga hitam atau mentimun yang ditumis dengan bawang putih. Mereka yang memiliki kekurangan dingin pada limpa dan lambung dapat memilih mentimun yang ditumis atau dumpling isi mentimun.
Jamur Telinga Hitam — Pembersih Pembuluh Darah
Jamur telinga hitam, yang memiliki sifat manis dan rasa netral, memiliki sifat detoksifikasi, pencahar, pembersih lambung, dan penyeimbang darah.Medis modern mengakui bahwa polisakarida nabati dalam jamur hitam memiliki sifat penyerapan yang kuat. Ia mengkonsentrasikan dan menghilangkan debu dan kotoran yang tersisa di sistem pencernaan, sehingga mendetoksifikasi dan membersihkan lambung. Selain itu, kandungan zat besinya yang tinggi membantu memperbaiki warna kulit dan mencegah anemia defisiensi besi. Jamur hitam dapat ditumis, disajikan dingin dalam salad, atau digunakan dalam sup.
Kelp — Menyerap Lemak dan Mengurangi Edema
Para ahli mencatat bahwa kelp kaya akan nutrisi bernama sulfated polysaccharides, yang secara signifikan membantu menyerap kolesterol dari pembuluh darah kita. Ia mengeluarkan kolesterol berlebih dari tubuh, membantu menjaga kadar kolesterol optimal dalam aliran darah.
Selain itu, bubuk putih manis yang melapisi permukaan kelp adalah mannitol, zat dengan nilai obat yang signifikan. Zat ini memiliki sifat diuretik yang baik, dapat mengobati kondisi seperti keracunan dan edema, sehingga kelp menjadi makanan detoksifikasi dan kecantikan yang ideal. Cara penyajian umum meliputi salad dingin dan sup, namun mereka yang menderita defisiensi dingin pada limpa-perut dan wanita hamil disarankan untuk mengonsumsinya dengan moderat.
Asparagus — Menghilangkan Panas dan Mencegah Mulut Kering
Asparagus memiliki sifat manis dan sejuk, memberikan manfaat menghilangkan panas dan diuretik. Ia secara efektif meredakan gejala musim semi umum seperti mulut kering dan iritabilitas.Asparagus mengandung asparagine, yang mempromosikan diuresis, membantu menghilangkan cairan tubuh berlebih dan mendukung detoksifikasi. Meskipun kaya akan vitamin larut air, memasak berlebihan dapat menyebabkan nutrisi ini larut dan mengurangi tekstur renyahnya. Cara penyajian optimal adalah dengan merebus sebentar, lalu menumis atau menyajikannya dingin.
PRE
NEXT