Ramuan Makanan untuk Alopecia Areata
Encyclopedic
PRE
NEXT
Kejadian alopecia areata tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik pasien tetapi juga secara signifikan mengganggu kesejahteraan emosional mereka, karena kondisi ini sangat memengaruhi penampilan seseorang. Oleh karena itu, setelah didiagnosis, setiap metode pengobatan yang mungkin harus diupayakan. Namun, pengobatan farmakologis untuk alopecia dapat menimbulkan berbagai efek samping. Apakah terapi diet dapat menjadi pendekatan alternatif untuk mengelola kondisi ini?
Banyak terapi diet yang tersedia untuk mengobati alopecia areata, tetapi seseorang harus memilih regimen yang sesuai dengan kondisi individu. Di bawah ini, kami menyajikan beberapa terapi diet dengan efektivitas yang terbukti untuk alopecia areata, dengan harapan dapat membantu penderita.
1. Bubur Hawthorn dan Daun Teratai (dari Bubur Obat untuk Seratus Penyakit)
Indikasi: Alopecia seborrheic.
Bahan: 60g buah hawthorn, 1 daun teratai, beras secukupnya.
Cara pembuatan: Rebus dua bahan pertama untuk mengekstrak cairan, lalu campur dengan beras untuk memasak bubur. Konsumsi satu porsi sehari, pagi dan sore.
2. Jamur Telinga Perak dengan Telur Burung Puyuh (Ramuan Tradisional)
Indikasi: Alopecia seboroik.
Bahan: 15g jamur putih, 10 telur puyuh, sedikit gula batu.
Cara membuat: Bersihkan dan potong jamur putih, lalu kukus selama sekitar 60 menit. Rebus telur puyuh dalam air dingin hingga matang, lalu kupas.Masukkan ke dalam panci aluminium kecil dengan air dan gula batu, rebus hingga gula larut. Tambahkan jamur telinga perak dan telur puyuh, masak sebentar. Buang busa yang muncul, lalu sajikan dalam mangkuk.
3. Roti Purslane dan Bawang Daun (Dari Terapi Diet untuk Seratus Penyakit)
Indikasi: Alopecia areata.
Resep: Purslane dan daun bawang Cina, masing-masing 150g; tepung, bawang daun, jahe, lemak babi, kecap asin, garam secukupnya; 2 telur.
Cara membuat: Cuci purslane dan daun bawang Cina secara terpisah, keringkan di udara selama 2 jam, lalu cincang halus.Kocok telur hingga rata, orak-arik hingga matang, lalu hancurkan. Campurkan dengan campuran purslane dan daun bawang. Tambahkan garam, kecap asin, lemak babi, MSG, daun bawang cincang, dan jahe untuk membuat isian. Uleni adonan menjadi roti, kukus dalam keranjang bambu hingga matang. Sajikan sebagai makanan pokok.
Bahan: Kue persik kering (sesuai kebutuhan), goji berry (sesuai kebutuhan).
Cara membuat: Haluskan kedua bahan menjadi bubuk. Bentuk menjadi bola seukuran kacang hijau. Rebus hingga matang. Konsumsi bola bersama kaldu.
5. Daun Platycladus dan Pasta Mulberry
Daun Platycladus 50g, mulberry 200g, madu 50g
Cara membuat: Rebus daun cypress selama 20 menit, saring. Tambahkan mulberry dan rebus perlahan selama 30 menit, lalu saring. Campurkan madu hingga menjadi pasta.
Manfaat: Membersihkan panas, menghasilkan cairan, mengusir angin, dan merangsang pertumbuhan rambut.
Indikasi: Alopecia areata akibat panas darah yang menimbulkan angin, disertai pusing, vertigo, dan mulut kering.
6. Rebusan Bunga Krisan dan Eclipta
10g bunga krisan kuning, 5g Eclipta prostrata
【Persiapan】Rebus sebagai pengganti teh, minum secara teratur
【Efek】Menghilangkan panas dan mendinginkan darah
【Indikasi】Seperti di atas
7. Bubur Beras Ketan dan Biji Wijen
20g bubuk biji wijen, 50g beras ketan, gula putih secukupnya
【Cara】Masak beras ketan dengan 500ml air dan gula hingga menjadi bubur encer. Tambahkan bubuk wijen secara bertahap hingga halus. Angkat dari api setelah mendidih perlahan, tutup rapat, dan biarkan selama 3 menit. Konsumsi hangat saat perut kosong setiap pagi dan sebagai makan malam hangat.
【Manfaat】Menutrisi hati dan ginjal, memperkuat limpa dan lambung, melancarkan usus
【Indikasi】Kekurangan esensi dan darah hati dan ginjal yang ditandai dengan pusing, vertigo, rambut beruban dini, nyeri punggung bawah dan lutut, usus kering dengan sembelit, dan kulit kering.
Catatan: Penelitian modern menunjukkan produk ini mengandung 60% minyak lemak, protein, asam folat, karbohidrat, dan vitamin larut lemak A, E, dan D. Selain itu, asam lemak utama dalam biji wijen adalah asam lemak tak jenuh, yang memiliki peran penting bagi pertumbuhan bayi dan kesehatan lansia.
8. Bubur Polygonum Multiflorum
30g bubuk Polygonum multiflorum,50g beras japonica, 2 buah kurma merah, gula putih secukupnya
【Cara Pembuatan】Masukkan beras japonica, kurma merah, dan gula putih ke dalam panci tanah liat bersama 500ml air. Rebus hingga menjadi bubur encer, lalu aduk perlahan bubuk He Shou Wu hingga tercampur rata. Kurangi api menjadi kecil dan didihkan beberapa kali. Angkat dari api saat bubur mengental dan menjadi kental. Tutup rapat dan diamkan selama 5 menit.Konsumsi hangat pada sarapan dan makan malam setiap hari.
【Manfaat】Menutrisi hati dan ginjal, memperkaya esensi dan darah, memperkuat limpa dan lambung, menghitamkan rambut
【Indikasi】Kekurangan hati dan ginjal, kekurangan darah pada menstruasi, palpitasi dan insomnia, pusing dan tinitus, rambut beruban dini.
Catatan: Polygonum multiflorum mengandung antrakinon, lecithin, pati, lemak kasar, dll.Studi farmakologis membuktikan efek kardiotonik, penurun lipid, dan penurun tekanan darahnya, mencegah penumpukan kolesterol di hati dan mengurangi pembentukan aterosklerosis. Oleh karena itu, sering digunakan untuk mencegah hipertensi dan gangguan kardiovaskular lainnya.
9. Bubur Beras Mulberry
30g mulberry segar, 50g beras ketan, gula batu secukupnya
【Cara Pembuatan】Rendam mulberry sebentar (sekitar 20g per porsi), buang tangkainya, campurkan dengan beras ketan dan gula batu. Masukkan ke dalam panci tanah liat dengan 400ml air. Rebus perlahan hingga mendidih, lalu kecilkan api hingga bubur mengental. Konsumsi hangat saat perut kosong setiap pagi.
【Manfaat】Menutrisi hati dan ginjal, mengisi kembali yin dan darah, melembapkan usus, dan meningkatkan penglihatan.
【Indikasi】Kekurangan yin dan darah yang ditandai dengan pusing, vertigo, insomnia, tinitus, penglihatan menurun, penglihatan kabur, rambut beruban dini, dan kebotakan dini.Studi farmakologis menunjukkan mulberry mengisi kembali cairan lambung untuk meningkatkan kapasitas pencernaan; di usus, mereka merangsang sekresi mukosa, meningkatkan produksi cairan usus, dan mempromosikan peristaltik.
10. Kue Kacang Walnut dan Biji Wijen
50g biji kacang walnut, 20g biji wijen hitam, 500g tepung terigu
【Metode】Hancurkan biji kenari, campurkan dengan biji wijen, oleskan campuran ke adonan pancake, dan masak hingga matang.
【Manfaat】Menutrisi esensi dan darah.
【Indikasi】Alopecia areata akibat kekurangan esensi dan darah, disertai pusing, tinitus, dan kelemahan anggota tubuh.
PRE
NEXT