Latihan Aerobik untuk Fisik yang Sempurna
Encyclopedic
PRE
NEXT
Latihan aerobik meningkatkan fungsi otot
Selama latihan aerobik, aktivitas otot yang berkelanjutan memicu adaptasi fisiologis, memperbaiki struktur jaringan internal dan bentuk eksternal.Pengerasan serat otot meningkatkan kapasitas kontraksi maksimum dan tegangan, sehingga meningkatkan efisiensi otot dan mengurangi risiko cedera selama latihan. Optimasi struktural memperpendek waktu metabolik antara lingkungan internal dan eksternal otot sambil memperpanjang periode kontraksi berkelanjutan, memperkuat vitalitas otot dan fungsi fisiologis. Hal ini memfasilitasi peningkatan kinerja atletik dan tingkat keterampilan.Latihan aerobik dapat mengubah morfologi otot. Latihan aerobik merupakan inti dari latihan aerobik. Latihan aerobik yang sistematis dan teratur mengekspos otot pada kontraksi dan tarikan berulang selama latihan, merangsang pembelahan dan proliferasi sel dalam tendon dan ligamen. Penebalan fascia otot membuat otot menjadi kencang dan tahan lama.Kontraksi otot yang berulang dan berkepanjangan menebalkan serat otot, dengan pertumbuhan ideal berpotensi melebihi rasio otot-ke-berat-tubuh normal sebesar 5%–10%. Penebalan dan proliferasi serat otot longitudinal ini meningkatkan volume dan massa otot, yang tercermin dalam perubahan morfologi otot.Latihan aerobik mengoptimalkan struktur otot. Selama latihan aerobik, pertukaran metabolik aerobik yang signifikan terjadi. Oksigen mengoksidasi ATP dalam otot untuk menghasilkan fungsi ATP yang lebih tinggi, sehingga meningkatkan kemampuan sel otot untuk menyerap dan memanfaatkan glukosa darah. Hal ini secara signifikan meningkatkan penyimpanan oksigen dalam otot sambil mengurangi produksi asam laktat.Akibatnya, tetesan lemak dalam serat otot dan endapan lemak pada sarcolemma berkurang, meningkatkan kontraksi otot. Efisiensi kontraksi yang lebih baik menyebabkan peningkatan densitas kapiler dalam otot. Untuk beradaptasi dengan aktivitas berintensitas tinggi dan berkepanjangan seperti aerobik, tubuh meningkatkan jumlah kapiler terbuka dalam otot, secara signifikan meningkatkan pasokan darah. Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan kapasitas kerja otot, terutama karena optimasi struktur otot.
PRE
NEXT