Vaksinasi Influenza untuk Bayi Disarankan Dilakukan pada Bulan Oktober
Encyclopedic
PRE
NEXT
Seiring kedatangan musim gugur dan penurunan suhu, musim flu pun mendekat. Setiap tahun pada periode ini, banyak anak-anak terinfeksi influenza, mengganggu proses belajar mereka dan kadang-kadang menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia. Kapan anak-anak sebaiknya mulai menerima vaksin flu? Apakah ada efek samping yang terkait dengan vaksin flu? Dan apakah vaksin flu benar-benar diperlukan?
Musim puncak influenza: Waktu terbaik untuk vaksinasi bayi adalah Oktober (Jaringan Kesehatan Masyarakat)
Apa saja jenis vaksin influenza yang tersedia?
Vaksinasi influenza merupakan langkah utama dalam mencegah dan mengendalikan influenza. Vaksin ini secara efektif mengurangi risiko terinfeksi flu, meredakan gejala, dan mencegah komplikasi serius seperti pneumonia, miokarditis, dan ensefalitis.Ada tiga jenis utama vaksin influenza: vaksin virus utuh yang dinonaktifkan, vaksin virus terpecah, dan vaksin subunit. Imunogenisitas dan efek samping dari ketiga jenis vaksin ini umumnya sebanding.
Kapan waktu terbaik untuk mendapatkan vaksin flu?
Karena virus influenza mengalami beberapa variasi setiap tahun, vaksinasi disarankan secara tahunan selama musim puncak flu. Setelah vaksin flu musiman baru tersedia, disarankan untuk segera divaksinasi agar produksi antibodi cepat dan perlindungan efektif.
Musim puncak influenza biasanya berlangsung dari November hingga Maret. Vaksinasi 1-2 bulan sebelum puncak epidemi memaksimalkan efektivitas perlindungan. Di China, terutama di wilayah utara, musim influenza berlangsung pada musim dingin dan semi. Oleh karena itu, vaksinasi umumnya direkomendasikan sekitar awal musim gugur (sekitar Oktober).
Seberapa efektif vaksin influenza?
Sekitar dua minggu setelah vaksinasi, tubuh mengembangkan antibodi. Saat terpapar virus influenza, antibodi ini menetralkan virus, sehingga melindungi Anda dari infeksi. Individu yang telah divaksinasi memiliki risiko jauh lebih rendah untuk terinfeksi influenza dibandingkan yang tidak divaksinasi.Setelah vaksinasi, ada peluang setidaknya 50-80% untuk menghindari infeksi influenza. Bahkan jika terinfeksi, gejala cenderung lebih ringan dibandingkan pada individu yang tidak divaksinasi.
Apa efek samping dari vaksin flu?
Nyeri lokal di tempat suntikan mungkin terjadi, kadang-kadang disertai kemerahan atau pembengkakan. Efek samping lain yang mungkin terjadi termasuk demam ringan dan sakit kepala, meskipun gejala-gejala ini biasanya hilang dalam satu hingga dua hari. Meskipun banyak yang mengkhawatirkan keamanan vaksin, bagi kebanyakan orang, manfaat vaksin flu jauh lebih besar daripada efek samping potensialnya.
Siapa yang disarankan untuk menerima vaksin flu?
Individu berusia enam bulan ke atas (termasuk dewasa dan anak-anak) disarankan untuk menerima vaksin flu. Kelompok berikut sangat dianjurkan untuk divaksinasi:
Dewasa berusia 50 tahun ke atas;
Mereka yang bekerja di rumah sakit atau fasilitas perawatan lainnya;
Anak-anak dengan asma, serta anak-anak dan dewasa dengan kondisi paru-paru atau jantung kronis;
Dewasa dan anak-anak dengan kondisi kronis seperti diabetes atau penyakit ginjal;
Wanita yang hamil selama musim flu.
Apakah bayi harus menerima vaksin flu?
Virus influenza sangat menular. Ketika bayi terinfeksi flu, gejalanya lebih parah daripada pilek biasa dan dapat menyebabkan komplikasi serius yang mengancam nyawa!CDC AS juga merekomendasikan vaksinasi influenza untuk individu berusia enam bulan ke atas. Dibandingkan dengan dewasa, bayi lebih rentan terhadap infeksi influenza dan mengalami gejala yang lebih parah, jadi sangat disarankan agar bayi Anda menerima vaksin influenza.
Di mana vaksin influenza dapat diperoleh?
Vaksin influenza tersedia di sebagian besar klinik komunitas dan rumah sakit atau pusat medis yang terakreditasi.
PRE
NEXT