Terkejut? Makan tanah ternyata bisa membantu menurunkan berat badan!
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dalam sekejap mata, 2020 sudah lebih dari setengah jalan. Di masa lalu, ketika orang bercanda tentang "bangkrut, bangkrut, bangkrut," hal itu memicu senyuman yang mengerti. Tahun ini, ketika mereka mengatakan "bangkrut, bangkrut, bangkrut," mata mereka menunjukkan rasa putus asa. Dulu ada Lafite dan steak, sekarang hanya ada udara tipis. Banyak yang tidak luput dari nasib ini, mengencangkan ikat pinggang untuk bertahan hidup.
Sekarang, begitu gaji masuk dan biaya-biaya lain dibayar, persiapan untuk "makan tanah" sudah di depan mata, membuat banyak teman mengeluh tentang nasib mereka. Beberapa orang mulai mencari cara kreatif untuk "makan tanah" secara online, hanya untuk menemukan bahwa mengonsumsi tanah sebenarnya mungkin membantu menurunkan berat badan? Hal ini tentu saja membuat orang terheran-heran—apa sih metode aneh ini!
Makan tanah untuk menurunkan berat badan: metode penurunan berat badan yang aneh
>Ketika Anda mengklaim bahwa makan tanah membantu penurunan berat badan, kebanyakan orang menganggapnya sebagai omong kosong belaka. Namun, teori ini tidak sepenuhnya tanpa dasar.
Saat meneliti bagaimana bahan tanah liat meningkatkan penyerapan obat, peneliti dari Universitas Selatan Australia, Tahnee Dening, menemukan bahwa tanah liat yang digunakan memiliki kemampuan untuk "menyerap" tetesan lemak di dalam usus. Tanah liat menjebak lemak dalam struktur granularnya, mencegah penyerapan oleh tubuh – lemak hanya melewati sistem pencernaan.
Studi ini mengamati efek tanah liat montmorillonite pada tikus yang diberi diet tinggi lemak, dibandingkan dengan kelompok plasebo dan obat penurun berat badan. Hasil menunjukkan bahwa bahan tanah liat outperformed obat penurun berat badan dalam mempromosikan penurunan berat badan. Para peneliti kini menyelidiki efek sinergis antara bahan tanah liat dan obat penurun berat badan, menawarkan pendekatan baru dalam pengelolaan obesitas dan berat badan. Artikel penelitian terkait diterbitkan dalam jurnal Pharmaceutical Research milik Springer.
Ternyata ada dasar ilmiah yang kuat untuk konsep 'makan tanah' sebagai metode penurunan berat badan. Namun, meskipun frasa 'makan tanah' sering digunakan secara informal, hal ini tetap bersifat kiasan. Bagi kebanyakan orang, ide mengonsumsi tanah secara literal terasa sangat baru.
Makan tanah: tidak begitu baru
Sebagian besar orang familiar dengan Compendium of Materia Medica. Bagian 'Tanah' dalam buku tersebut mendokumentasikan 61 jenis tanah yang cocok untuk penggunaan medis, terutama untuk aplikasi eksternal.
Sebagai negara yang terkenal dengan budaya kulinernya, China tentu memiliki "khusus tanah"nya sendiri. Di wilayah Gunung Wangwu, Jiyuan, Provinsi Henan, ada kue lokal bernama "roti tanah" yang dibuat dengan membentuk adonan dari tepung, telur, minyak wijen, dan biji wijen menjadi potongan seukuran jari, lalu dipanggang dalam tanah liat kaolin.Pegunungan Wangwu bahkan menjadi tuan rumah Festival Makan Tanah tahunan, di mana ribuan orang mengonsumsi sekitar satu ton tu mo.
Jelas, mengonsumsi tanah telah menjadi hal yang umum sepanjang sejarah. Jika makan tanah bukanlah hal baru, mungkin mengonsumsi tanah setiap hari untuk menurunkan berat badan bisa menjadi hal yang menyenangkan?Tunggu dulu—makan tanah untuk menurunkan berat badan tidak disarankan!
Penelitian yang disebutkan di awal masih terbatas pada uji coba pada hewan, dengan efek sebenarnya pada manusia masih belum diketahui. Mencoba hal ini dengan sembarangan tidak disarankan. Selain itu, montmorillonite—sejenis mineral aluminosilikat berlapis—tidak dapat diperoleh secara sembarangan dari tanah pinggir jalan.
Selain itu, tanah mengandung banyak mikroorganisme, bakteri, dan patogen. Mengonsumsinya mentah dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Konsumsi berlebihan dalam jangka pendek dapat menyumbat saluran pencernaan, berpotensi menyebabkan konsekuensi fatal.
Teman-teman yang peduli dengan berat badan, tolong letakkan tanah itu. Tetaplah pada metode yang sudah teruji: perhatikan apa yang Anda makan dan bergeraklah.
PRE
NEXT