Apakah Handuk Anda Menjadi Kaku dan Berbau Seiring Waktu? Trik Cerdas untuk Mengembalikan Kondisinya Seperti Semula
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Handuk sangat penting untuk kebersihan pribadi, namun Anda pasti akan menyadari bahwa setelah digunakan dalam waktu lama, handuk menjadi kaku, berminyak, lengket, dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Beberapa orang beranggapan bahwa ketika handuk menunjukkan masalah ini, cukup membilasnya dengan air dan memerasnya. Namun, metode pembersihan ini seringkali membuat handuk semakin menjijikkan.
Mengapa handuk yang digunakan sehari-hari menjadi begitu tidak menyenangkan?
1. Penyebab kekuningan dan bau pada handuk
(1) Ketika handuk mengelap keringat dan minyak dari kulit tanpa dicuci secara menyeluruh secara teratur, handuk menumpuk lemak dan kotoran. Seiring waktu, handuk menjadi lengket, menguning saat kering, atau mengeluarkan bau tidak sedap.
(2) Jika kamar mandi tidak memiliki ventilasi yang baik dan handuk tidak diperas dengan baik setelah setiap penggunaan, kelembapan menumpuk di bagian bawah. Hal ini menyebabkan jamur tumbuh di tepi bawah, yang pada akhirnya menyebabkan bau tidak sedap dan kekuningan.
2. Mengapa handuk menjadi kaku
(1) Penggunaan yang berkepanjangan menyebabkan serat handuk rontok. Setelah hanya struktur inti yang tersisa, handuk menjadi keras.
(2) Pembersihan yang tidak memadai menyebabkan sisa-sisa kulit terjebak di dalam serat.
(3) Setelah dicuci, loop yang kusut terpapar sinar matahari tanpa terlebih dahulu dikibaskan.
(4) Ion kalsium dan magnesium bebas dalam air bereaksi dengan sabun, membentuk endapan yang secara signifikan berkontribusi pada pengerasan.
3. Gunakan handuk terpisah untuk mencuci wajah
Disarankan untuk menggunakan handuk khusus untuk mencuci wajah. Hindari menggunakannya untuk mengelap keringat atau tubuh; gunakan hanya untuk mengeringkan wajah setelah dibersihkan. Saat menggunakan handuk untuk mengeringkan tubuh, sekresi tubuh, bakteri, kotoran, dan minyak dapat dengan mudah menempel pada kain.
Baik digunakan untuk wajah maupun tubuh, handuk harus dicuci secara menyeluruh setiap minggu untuk mencegah iritasi kulit akibat bakteri yang menumpuk.
Bagaimana cara membersihkan handuk?
1. Sterilisasi dengan suhu tinggi paling efektif
Saat mencuci handuk, rebus handuk dalam air selama 10 menit sebelum dicuci dengan deterjen. Setelah dicuci, keringkan handuk di area yang berventilasi baik.Jika merebus terasa merepotkan, memanaskan handuk di microwave selama 5 menit setelah dicuci akan memberikan efek sterilisasi suhu tinggi yang sama.
2. Tambahkan garam atau deterjen alkali saat mencuci
Tambahkan deterjen alkali atau gosok dengan garam dalam air cucian. Bilas dengan air bersih secara menyeluruh setelahnya untuk mencegah kekuningan dan menghilangkan bau.
3. Gunakan cuka dan baking soda untuk menghilangkan bau
Untuk menghilangkan bau tidak sedap, tambahkan dua sendok makan cuka putih dan air panas secukupnya ke dalam mesin cuci. Hindari penggunaan deterjen pada langkah ini.
4. Bilas dengan air bersih secara menyeluruh
Setelah dicuci, bilas handuk dengan air bersih secara menyeluruh untuk menghilangkan sisa-sisa deterjen.
3. Menghilangkan bau dengan cuka dan soda kue
Untuk menghilangkan bau, tambahkan dua sendok makan cuka putih dan air panas secukupnya ke dalam mesin cuci. Jangan tambahkan deterjen atau pelembut kain; cukup jalankan siklus cuci. Setelah selesai, tambahkan sedikit sabun cuci atau soda kue untuk siklus cuci kedua guna menghilangkan sebagian besar bau dan kelengketan.
Namun, periksa terlebih dahulu apakah mesin cuci itu sendiri memiliki bau sebelum melanjutkan. Jika mesin berbau, bersihkan terlebih dahulu dengan menambahkan air panas dan dua cangkir pemutih. Jika tidak, usaha Anda akan sia-sia!
Setelah mesin cuci dimatikan, lingkungan yang lembap dan tertutupnya menciptakan kondisi ideal untuk pertumbuhan jamur. Oleh karena itu, segera keluarkan handuk setelah siklus selesai untuk mencegah mikroorganisme yang menempel pada serat berkembang biak. Sebelum mengeringkan, kocok handuk dengan kuat 20 kali untuk mengeluarkan kelembapan sebelum dijemur di bawah sinar matahari.
Peringatan Penggunaan Handuk
1.Setelah digunakan, selalu keringkan handuk di udara terbuka untuk mencegah jamur, terutama handuk mandi.
2. Jika kamar mandi Anda memiliki jendela, buka jendela selama jam siang dan tarik tirai untuk ventilasi dan membiarkan sinar matahari masuk. Hal ini mencegah handuk berkembang jamur saat dikeringkan. Selain itu, hindari mengeringkan handuk di tempat teduh; sinar matahari langsung sangat penting untuk efek antibakteri dan menghilangkan bau.
Seberapa sering handuk harus diganti?
Banyak orang biasanya menggunakan handuk hingga rusak dan berubah warna sebelum menggantinya; hal ini sebenarnya salah.
Sebagai tekstil serat, handuk menampung bakteri di dalam seratnya seiring waktu, yang sulit dihilangkan. Mencuci, mengeringkan, atau merebus dengan suhu tinggi hanya mengontrol tingkat bakteri secara sementara dan tidak dapat menghilangkannya secara permanen.Penggunaan handuk lama secara terus-menerus menciptakan peluang bagi invasi bakteri. Oleh karena itu, disarankan untuk memiliki dua hingga tiga handuk untuk diganti secara bergantian. Ganti setiap handuk sekitar setiap tiga bulan, dan rebusnya setiap minggu dalam air panas untuk memastikan kebersihan dan mencegah noda jamur.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved