Apa gejala asam urat pada lansia? Tiga makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat lansia
Encyclopedic
PRE
NEXT
Gout sangat umum terjadi pada orang lanjut usia. Saat tidak kambuh, penyakit ini tidak menimbulkan rasa tidak nyaman sama sekali, tetapi ketika serangan terjadi, rasa sakitnya sangat menyiksa. Mengontrol pola makan merupakan langkah pencegahan yang sangat penting terhadap gout, sehingga untuk menghindari ancamannya, perlu dimulai dari kebiasaan makan.
Apa saja gejala gout pada orang lanjut usia?
Gout umumnya lebih sering terjadi pada orang lanjut usia, terutama sebagai gout sekunder. Wanita lebih sering terkena daripada pria, terutama setelah menopause. Gout dapat secara signifikan mengganggu fungsi normal sendi-sendi kecil. Wanita lanjut usia mungkin merasakan nyeri mendadak pada sendi-sendi tersebut, yang kadang-kadang sulit dibedakan dari arthritis. Perubahan infiltratif pada sendi dan nyeri sendi adalah tanda-tanda umum gout.
Sebelum serangan gout, individu mungkin mengalami nyeri sendi saat berjalan atau berolahraga, disertai kelelahan, kemerahan, atau gatal pada kulit. Setelah serangan terjadi, beberapa sendi dapat terpengaruh. Episod ini sering terkait dengan kondisi nyeri kronis atau obat-obatan tertentu. Gout pada lansia seringkali bersamaan dengan hipertensi atau aterosklerosis, sehingga memerlukan perhatian khusus.
Makanan apa yang harus dihindari oleh penderita gout lanjut usia?
1. Hindari daging sapi dan domba
Banyak makanan mengandung kadar purin yang tinggi, seperti daging sapi, domba, sosis, ham, dan jeroan. Baik penderita gout maupun bukan, penting untuk meminimalkan konsumsi makanan tinggi purin ini.
2. Batasi konsumsi seafood setelah menderita gout
Banyak jenis seafood mengandung purin yang sangat tinggi, termasuk udang, ikan, dan kepiting. Oleh karena itu, individu yang mengalami gejala gout sebaiknya menghindari konsumsi seafood.Selain itu, hindari makanan pedas dan mengiritasi, karena dapat memicu berbagai kondisi, termasuk gout. Pilih metode memasak yang ringan dengan bumbu minimal dan hindari bahan-bahan yang berbau tajam.
3. Batasi konsumsi alkohol
Orang dewasa dan lanjut usia yang mengalami gejala gout harus membatasi konsumsi alkohol. Alkohol mengganggu ekskresi ginjal dan meningkatkan produksi asam urat. Bir, khususnya, jika dikonsumsi bersama makanan laut, dapat memicu serangan gout. Untuk menghindari komplikasi gout, batasi minuman beralkohol.
Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa gout umum terjadi pada individu obesitas. Hormon dalam tubuh obesitas dapat menghambat pengeluaran asam urat, menyebabkan penumpukan asam urat. Konsumsi lemak dan kalori tinggi dalam jangka panjang dengan mudah mengurangi pengeluaran asam urat, mengakibatkan penumpukan asam urat berlebihan dalam tubuh. Hal ini menyebabkan pelarutan kartilago pada sendi dan kerusakan jaringan sekitarnya. Oleh karena itu, untuk mencegah gout, seseorang juga harus menghindari obesitas.
PRE
NEXT