Tiga Obat Tradisional untuk Nyeri Tumit pada Lansia
Encyclopedic
PRE
NEXT
Nyeri Tumit pada Lansia
Nyeri tumit pada lansia umumnya disebabkan oleh degenerasi organ dan perubahan patologis, seperti penipisan lapisan lemak subkutan, bursitis pada tonjolan tumit, atau taji tumit.
Berikut adalah ramuan tradisional untuk mengobati nyeri tumit pada lansia:
I. Mandi Uap Nyeri Tumit
Bahan: 50ml cuka putih, 60g prunella vulgaris.
Cara: Masukkan prunella ke dalam panci, tambahkan air secukupnya, dan rebus selama 30 menit. Saring sisa bahan, tuang rebusan ke dalam baskom, lalu tambahkan cuka putih.
Penggunaan: Saat masih hangat, uap dan cuci area tumit yang sakit selama 20 menit. Ulangi sekali sehari selama 7 hari berturut-turut.
II. Penggunaan Topikal untuk Nyeri Tumit
Bahan: Madu, cuka putih, 30g akar Ligusticum wallichii.
Cara Pembuatan: Haluskan akar Ligusticum menjadi bubuk halus. Campurkan dengan madu dan cuka putih dalam perbandingan yang sama untuk membentuk pasta.
Penggunaan: Oleskan jumlah yang sesuai pada area tumit sebelum tidur setiap malam. Bersihkan keesokan paginya. Lanjutkan selama 7 hari berturut-turut.
Ramuan Satu dan Dua dapat digunakan bersamaan: uap dan cuci tumit terlebih dahulu, lalu oleskan kompres.
III. Anggur Safflower untuk Mengaktifkan Sirkulasi
Bahan: 500ml anggur putih, 9g lithospermum, 9g masing-masing akar peony merah dan akar angelica, 15g safflower.
Cara: Rendam semua herbal dalam anggur beras, tutup rapat, dan biarkan selama 7 hari. Saring untuk mendapatkan anggur obat.
Penggunaan: Pijat area tumit dengan anggur obat.
Pertimbangan penting untuk lansia dengan nyeri tumit:
1. Hindari berdiri atau berjalan terlalu lama untuk mencegah cedera akibat penggunaan berlebihan. Mereka yang memiliki rutinitas olahraga pagi sebaiknya mengurangi tingkat aktivitas secara moderat.
2. Hindari mengenakan sepatu kaku dengan hak rendah. Nyeri tumit dapat memburuk dengan sepatu semacam itu. Lansia disarankan memilih sepatu lembut dan bantalan, mungkin menggunakan insole lembut yang dilubangi untuk mengurangi tekanan pada area yang sakit.
PRE
NEXT