Alis bordir tiga dimensi untuk tampilan yang lebih alami
Encyclopedic
PRE
NEXT
Tato alis tradisional telah populer selama lebih dari satu dekade, namun kelemahannya jelas: prosedur yang memakan waktu, ketidaknyamanan yang signifikan, dan kadang-kadang hasil yang berdarah. Hasilnya sering terlihat kaku dan tidak alami, membutuhkan waktu transisi yang lama sebelum mencapai penampilan yang memuaskan. Selain itu, pigmen cenderung menembus kulit secara mendalam, menyebabkan perubahan warna biru-abu-abu seperti tato. Jika hasilnya tidak memuaskan, koreksi menjadi sulit.
Teknik bordir 3D IPC Amerika yang saat ini populer mengatasi banyak kelemahan tradisional tersebut, mengangkat praktik ini ke ranah kosmetik artistik dan mempionirkan apa yang disebut makeup permanen. Proses bordir 3D lebih singkat, hanya membutuhkan sepuluh menit bagi praktisi yang terampil; hasilnya terlihat alami dan lembut, tahan terhadap perubahan warna; prosedurnya tanpa rasa sakit dan tidak menyebabkan kemerahan atau pembengkakan; dan modifikasi relatif mudah.Berbagai pilihan warna tersedia, disesuaikan dengan kepribadian, profesi, dan gaya rambut individu. Misalnya: - Cokelat kopi cocok untuk mereka yang menyukai riasan berani atau memiliki kulit gelap. - Cokelat-kopi melengkapi kulit netral alami. - Cokelat muda ideal untuk yang menyukai tampilan alami. - Cokelat-oranye memperbaiki alis yang sebelumnya ditato dengan warna biru-hijau. - Cokelat tembaga cocok untuk individu yang mengikuti tren, yang memiliki rambut dicat, dan juga memperbaiki alis biru-hijau. Selain itu, teknik ini cocok untuk memperbaiki tato alis sebelumnya yang dilakukan dengan buruk.
PRE
NEXT