Apakah minum susu saat perut kosong benar-benar sehat?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Beberapa orang mengklaim bahwa minum susu saat perut kosong membuang protein dengan mengubahnya menjadi energi. Faktanya, susu mengandung sekitar 4,5% laktosa, karbohidrat yang diprioritaskan untuk konversi energi guna menghemat protein. Selain itu, susu mengandung sekitar 3% lemak, yang juga berkontribusi pada pasokan energi. Oleh karena itu, minum susu saat perut kosong tidak menyebabkan pemborosan protein.
Bayi di bawah satu tahun dapat menyerap nutrisi dari susu saat perut kosong, menunjukkan bahwa profil nutrisi susu lengkap dan mudah diserap oleh tubuh. Meskipun kemudahan pencernaan sedikit berkurang, minum susu sebelum sarapan saat waktu terbatas tetap lebih sehat daripada melewatkan sarapan sama sekali.
Tips: Minum air putih sebelum susu
Susu pagi tidak boleh menjadi minuman satu-satunya. Setelah bangun tidur, mulailah dengan segelas besar air putih (air madu yang dilarutkan lebih disarankan selama musim pemanasan ruangan yang kering), diikuti dengan susu. Tekanan osmotik susu yang lebih tinggi membuatnya jauh lebih lambat dan kurang efektif daripada air putih untuk rehidrasi.
Siapa yang sebaiknya menghindari minum susu saat perut kosong?
Perlu diingat bahwa jika Anda mengalami kembung atau diare setelah minum susu, memang tidak disarankan untuk minum susu dalam jumlah besar saat perut kosong. Sebaiknya makan makanan bertepung terlebih dahulu, lalu minum susu dalam jumlah kecil secara bertahap. Yoghurt adalah pilihan yang paling cocok.
Dua puluh tahun yang lalu, para ahli menyarankan untuk tidak minum susu saat perut kosong karena sebagian besar orang di China jarang mengonsumsi produk susu. Setelah menyapih dari ASI, produk susu jarang ditemui. Kurangnya paparan yang berkepanjangan ini menyebabkan intoleransi laktosa, yang menyebabkan kembung, diare, dan gangguan pencernaan saat mengonsumsi susu. Minum terlalu cepat, terutama saat perut kosong, memperparah gejala-gejala tersebut.
Zaman telah berubah, dan kebiasaan makan pun berkembang. Banyak anak-anak dan remaja kini secara rutin mengonsumsi susu, yogurt, es krim, bahkan keju sejak usia dini. Kemampuan mereka untuk mencerna laktosa sangat baik, sehingga mereka jarang mengalami ketidaknyamanan bahkan saat minum susu saat perut kosong. Oleh karena itu, anggapan bahwa "susu tidak boleh diminum saat perut kosong" perlu direvisi. Setidaknya, anggapan tersebut memerlukan penyesuaian dan tidak dapat diterapkan secara universal.
Susu sebagai solusi cepat, membantu pencegahan penyakit
Jika seseorang telah mengonsumsi susu secara teratur sejak kecil tanpa masalah seperti intoleransi laktosa, minum susu saat perut kosong tidak menimbulkan risiko kesehatan sama sekali.Pada pagi yang sibuk ketika memasak tidak memungkinkan, minumlah segelas susu dengan cepat atau bawa karton susu untuk dikonsumsi di perjalanan. Hal ini memastikan Anda tidak merasa lapar selama 1-2 jam, meningkatkan efisiensi belajar atau bekerja. Dibandingkan dengan melewatkan sarapan sama sekali, sarapan berbasis susu tidak hanya menyediakan nutrisi yang cukup tetapi juga membantu mencegah gangguan lambung dan batu empedu, sambil mempromosikan suasana hati yang lebih tenang dan seimbang.
PRE
NEXT