Bagaimana cara merawat veneer porselen secara harian?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dengan kemajuan terus-menerus dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, semakin banyak pasien memilih mahkota porselen untuk memulihkan senyum mereka. Perawatan pasca-perawatan sangat penting. Bagaimana cara merawat mahkota porselen dengan benar dalam kehidupan sehari-hari? Ini adalah hal yang sangat dikhawatirkan oleh banyak pasien. Mari kita dengarkan pengenalan dari editor!
Mahkota porselen melibatkan pemasangan mahkota dalam pada akar gigi yang telah dirawat. Mahkota dalam ini terdiri dari kerangka pendukung keramik transparan. Lapisan bubuk porselen yang warnanya mirip dengan gigi alami kemudian dibakar pada permukaannya sebelum diikat secara permanen ke gigi. Akibatnya, mahkota porselen dapat retak jika terkena tekanan melebihi batas ketahanannya. Oleh karena itu, hindari mengunyah makanan yang terlalu keras, seperti kacang walnut.
Selama periode awal setelah pemasangan mahkota porselen, posisi gigi atas dan bawah berbeda dari sebelum restorasi. Berhati-hatilah saat makan untuk menghindari cedera pada mukosa pipi atau lidah.
Jaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi setelah makan. Sambungan antara mahkota dan gigi pendukung rentan terhadap penumpukan plak dan pembentukan karang gigi, sehingga memerlukan pembersihan yang teliti. Gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi dan kunjungi pemeriksaan gigi rutin serta pembersihan profesional.
Karena jumlah struktur gigi yang dihilangkan relatif besar, dan mengingat sifat transparan alami mahkota keramik, jika gigi alami mengalami perubahan warna yang parah, warna dasar mungkin terlihat setelah pemasangan. Oleh karena itu, restorasi ini paling cocok untuk gigi yang masih hidup dengan defek struktural yang signifikan atau untuk akar/mahkota sisa yang direstorasi dengan tiang dan inti berwarna gigi.
Pemasangan mahkota porselen yang dilapisi logam memerlukan perhatian detail yang cermat, sehingga memerlukan protokol sterilisasi yang ketat untuk mencegah infeksi silang. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memilih penyedia layanan kesehatan yang terakreditasi untuk perawatan guna menghindari komplikasi yang tidak perlu.
PRE
NEXT