Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah terapi cupping
Encyclopedic
PRE
NEXT
Bekam adalah teknik pengobatan tradisional Tiongkok yang sering digunakan untuk pengobatan penyakit dan pemeliharaan kesehatan. Dengan meningkatnya penekanan masyarakat modern pada kesejahteraan, bekam telah menjadi pilihan populer untuk pemeliharaan kesehatan kontemporer. Namun, karena tetap merupakan metode terapeutik dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kepatuhan terhadap tindakan pencegahan pasca-bekam sangat penting untuk mencapai hasil optimal.
Bagi individu modern, meskipun menyadari manfaat kesehatan dari cupping, ketidaktahuan tentang tindakan pencegahan pasca-perawatan dapat menyebabkan efektivitas yang berkurang atau bahkan efek samping kesehatan. Mereka yang akan menjalani cupping harus memperhatikan hal ini.
(1) Pertahankan postur yang tepat. Cupping dapat terlepas jika kulit menunjukkan kerutan, kelonggaran, ketidakrataan bekas luka, atau jika pasien mengubah posisi.
(2) Pilih cangkir dengan ukuran yang sesuai untuk area tubuh yang berbeda. Saat menggunakan metode cangkir api, pastikan api menyala dengan kuat dan bertindak cepat, miringkan tepi cangkir ke atas untuk mencegah api jatuh dan menyebabkan luka bakar.Saat menggunakan metode api kilat, pastikan kapas yang dibasahi alkohol dengan ringan untuk mencegah tetesan dan luka bakar pada kulit. Untuk metode kapas, hindari kapas yang terbakar terlepas. Dengan metode api berdiri, posisikan penutup dengan tepat untuk menghindari tumpahan api. Saat menggunakan cangkir air mendidih, kocok air panas dengan kuat untuk mencegah kulit pasien terbakar.
(3) Saat menggunakan jarum cupping, hindari kontraksi otot yang menyebabkan jarum bengkok dan hindari memasukkan jarum terlalu dalam untuk mencegah cedera. Berhati-hatilah saat menggunakan titik-titik di dada dan punggung.
(4) Untuk cupping pengeluaran darah, area yang ditusuk untuk mengeluarkan darah harus sama dengan atau sedikit melebihi diameter cangkir. Volume darah harus sesuai, dengan total tidak lebih dari 10ml per sesi untuk dewasa.
(5) Saat menggunakan beberapa cangkir, jaga jarak yang cukup di antara mereka. Kedekatan dapat menyebabkan nyeri tarikan kulit dan menghalangi hisapan yang kuat akibat gangguan cangkir.
(6) Saat melakukan cupping geser, hindari manipulasi di atas tonjolan tulang untuk mencegah cedera kulit atau lepasnya cangkir akibat kebocoran udara.
(7) Saat melepas cangkir, gunakan teknik yang lembut. Dukung kulit di sekitar tepi cangkir dengan satu tangan, tekan sebentar untuk melepaskan hisapan, lalu angkat cangkir. Hindari menarik atau memutar dengan paksa.Kemerahan atau perubahan warna ungu (memar) pada area lokal adalah fenomena normal dan akan hilang dengan sendirinya. Jika terjadi memar parah, hindari mengulang pemasangan cangkir di area yang sama. Pemasangan yang terlalu lama dapat menyebabkan lepuhan. Lepuhan kecil tidak memerlukan tindakan khusus, namun perlu diwaspadai agar tidak terjadi infeksi akibat gesekan. Lepuhan besar dapat ditusuk dengan jarum untuk menguras cairan, diikuti dengan aplikasi larutan gentian violet dan perban steril untuk mencegah infeksi.
Ini adalah akhir dari panduan kami tentang perawatan pasca-cupping. Kami harap informasi ini bermanfaat. Semoga Anda sehat sepanjang musim dingin ini dan semoga sukses di musim mendatang.
PRE
NEXT