Metode penyimpanan botol anggur yang sudah dibuka
Encyclopedic
PRE
NEXT
Banyak orang menghadapi dilema ini: membuka botol anggur berkualitas tinggi hanya untuk menyadari bahwa mereka tidak dapat menghabiskannya segera. Apakah anggur sisa dapat disimpan dengan benar untuk dikonsumsi di masa depan? Jika ya, berapa lama masa simpannya? Untuk menemukan jawabannya, ikuti ahli anggur Liang Jingzhi saat kita menjelajahi metode penyimpanan untuk botol anggur yang telah dibuka.
1.Anggur Berkarbonasi Setelah dibuka, anggur berkarbonasi kehilangan tekanan, menyebabkan karbon dioksida terlarut keluar sebagai gelembung. Hal ini dengan cepat membawa senyawa aromatik dan asam lemak anggur ke permukaan, memberikan pengalaman mencicipi yang menyenangkan. Namun, seiring waktu, gelembung-gelembung tersebut menghilang sepenuhnya, meninggalkan anggur yang datar dan kurang rasa, sehingga mengurangi daya tariknya.Oleh karena itu, anggur berkarbonasi sebaiknya dikonsumsi segera setelah dibuka untuk menikmati rasa optimalnya. Jika tidak habis, segera tutup kembali botol dan simpan di lemari es, di mana anggur tersebut dapat bertahan selama 1 hingga 3 hari.
2. Anggur putih berbody penuh Dibandingkan dengan anggur putih berbody ringan, anggur putih berbody penuh memiliki masa simpan yang lebih pendek karena kadar asamnya yang lebih rendah.Varietas seperti Chardonnay atau Viognier, jika ditutup kembali dengan sumbat dan disimpan di lemari es, biasanya bertahan hanya 3 hingga 5 hari.
3. Anggur Merah Untuk anggur merah, kadar keasaman dan tanin yang lebih tinggi berkorelasi dengan umur simpan yang lebih lama setelah dibuka. Oleh karena itu, anggur merah berbody penuh seperti Shiraz akan bertahan lebih lama daripada anggur merah berbody ringan dengan kadar tanin rendah seperti Pinot Noir.Secara umum, anggur merah sebaiknya ditutup kembali dengan sumbat korek dan disimpan di tempat sejuk dan gelap selama 3 hingga 5 hari. Tanpa pendinginan, simpanlah di ruangan yang berventilasi baik pada suhu sekitar 21°C. 4. Anggur Putih, Anggur Putih Manis, dan Anggur Rosé Sebagian besar anggur putih dan rosé berbody ringan, jika ditutup kembali dengan sumbat korek dan disimpan di lemari es, akan bertahan sekitar satu minggu(5 hingga 7 hari). Pada hari pertama setelah dibuka, anggur-anggur ini mengalami oksidasi minimal, sehingga hampir tidak terasa. Selain itu, beberapa anggur yang kaya mineral bahkan dapat diuntungkan oleh oksidasi ringan, yang memperkaya rasa mereka – contohnya termasuk Pinot Grigio dari Italia Utara, serta Riesling dan Sauvignon Blanc Prancis.5. Anggur dalam Kotak Anggur dalam kotak menggunakan metode kemasan inovatif. Anggur itu sendiri tidak disimpan dalam kotak, melainkan dalam kantong, dengan kotak berfungsi sebagai kemasan luar. Sistem kantong dalam kotak ini memiliki keunggulan mencegah masuknya udara, sehingga melindungi anggur dari oksidasi. Anggur semacam ini biasanya tetap berkualitas selama sekitar satu bulan.
PRE
NEXT