Makanan pendamping bayi juga membutuhkan "minyak" – apakah Anda sudah menambahkannya?
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Banyak orang percaya bahwa makanan pendamping bayi harus ringan dan tawar, bukan berlemak, karena hal ini mungkin memberatkan perut kecil mereka! Sebenarnya, itu tidak sepenuhnya benar! Makanan pendamping bayi juga harus mengandung sedikit minyak. Pertama-tama, Anda perlu tahu bahwa lemak adalah nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Jadi, bayi pada tahap pertumbuhan dan perkembangan juga membutuhkan lemak! Oleh karena itu, penting untuk menambahkan jumlah minyak yang sesuai ke dalam makanan pendamping mereka.
Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun minyak dapat ditambahkan, ini tidak berarti Anda boleh menambahkan minyak secara sembarangan. ASI, susu formula, dan bahan-bahan makanan itu sendiri sudah mengandung lemak. Anda hanya perlu menyesuaikan jumlah minyak yang ditambahkan sesuai dengan resep spesifik!
Secara umum, untuk bayi di atas enam bulan yang makanan pendampingnya didominasi oleh makanan nabati seperti sayuran, biji-bijian, dan buah-buahan, disarankan untuk menambahkan lima hingga sepuluh gram minyak ekstra!Jika ragu tentang jumlahnya, gunakan sendok makan putih porselen standar dari rumah – sekitar satu sendok makan setara dengan sepuluh gram.
Untuk penjelasan lebih lanjut, berikut contohnya:
Jika makanan pendamping utama bayi Anda hari ini adalah bubur nasi atau puree sayuran, tambahkan satu sendok kecil minyak.Namun, jika makanan pendamping itu sendiri sudah tinggi lemak—seperti pure hati—Anda dapat mengurangi atau menghilangkan minyak sepenuhnya. Jika makanan tersebut sudah mengandung bahan berlemak seperti telur atau daging, tidak perlu menambahkan minyak ekstra secara sengaja. Berikut adalah jumlah minyak harian yang direkomendasikan berdasarkan kelompok usia untuk referensi:
Bayi usia 7-12 bulan: 0-10 gram.
Bayi usia 13-24 bulan: 5-15 gram.
Anak usia 2-3 tahun: 10-20 gram.
Anak usia 4-5 tahun: 20-25 gram.
Jenis minyak apa yang terbaik untuk bayi?
Dalam diet harian kita, minyak goreng dikategorikan sebagai lemak hewani atau minyak nabati.
Secara umum, kami merekomendasikan minyak nabati untuk bayi, karena mengandung kadar asam lemak tak jenuh yang lebih tinggi, terutama asam alfa-linolenat (ALA) dan asam linoleat. Kedua asam lemak ini tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia dan harus diperoleh dari makanan. ALA dapat diubah menjadi DHA di dalam tubuh, yang sangat bermanfaat untuk perkembangan otak dan penglihatan bayi!
Oleh karena itu, kami menyarankan ibu untuk memilih minyak nabati untuk bayi mereka, seperti minyak biji rami, minyak kenari, minyak biji matahari, minyak jagung, minyak wijen, atau minyak zaitun.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved