Hati-hati! Hindari tiga buah ini jika Anda memiliki perut sensitif
Encyclopedic
PRE
NEXT
Ketidaknyamanan pencernaan sering terjadi selama bulan-bulan panas. Apa langkah-langkah yang dapat diambil untuk meredakan masalah pencernaan musim panas? Apa pertimbangan diet yang harus diperhatikan oleh mereka yang memiliki perut sensitif? Makanan apa yang harus dihindari?
Gangguan pencernaan yang persisten sering mencerminkan kelemahan pencernaan yang mendasar. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, hal ini tidak hanya mengganggu kesehatan secara keseluruhan tetapi juga dapat memicu komplikasi lambung lebih lanjut.Penyebab kesehatan gastrointestinal yang buruk seringkali berasal dari pola makan individu dan penggunaan antibiotik yang berlebihan. Obat-obatan tradisional memiliki efek samping yang signifikan, menyebabkan iritasi yang cukup parah pada lambung. Meskipun menghilangkan bakteri patogen, mereka mengganggu mikrobiota usus, mengurangi kekebalan lambung, dan menyebabkan gangguan lambung berulang.Orang dengan lemah limpa dan lambung sebaiknya mengonsumsi hawthorn secara terbatas, karena konsumsi berlebihan dapat menyebabkan batu lambung. Hal ini karena kandungan pektin dan asam tanat yang tinggi dalam hawthorn mudah mengendap menjadi endapan yang tidak larut dalam air saat bersentuhan dengan asam lambung. Endapan ini berikatan dengan sisa makanan untuk membentuk batu lambung, yang dapat menyebabkan tukak lambung, pendarahan, bahkan nekrosis atau perforasi dinding lambung.Namun, memasak buah hawthorn dapat mengurangi dampak asam tanat. Buah jujube segar enak, tetapi kulitnya dapat mengiritasi lambung Buah jujube segar tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar, karena dapat merusak sistem pencernaan. Kandungan serat makanan yang tinggi dalam buah jujube dapat mengiritasi lambung dan usus jika dikonsumsi dalam jumlah besar, menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal.Sebagian besar serat makanan terdapat pada kulit jujube yang tipis namun keras, dengan tepi yang tajam. Jika mukosa lambung meradang atau berulkus, hal ini dapat memperparah nyeri dan ketidaknyamanan.
Buah kiwi membantu pergerakan usus tetapi dapat menyebabkan heartburn
Buah kiwi dianggap memiliki sifat mendinginkan. Konsumsi berlebihan dapat merusak energi yang dari limpa dan lambung, menyebabkan gejala seperti nyeri perut dan diare.Selain itu, kandungan vitamin C dan pektin yang tinggi dalam buah kiwi meningkatkan keasaman lambung dan membebani lambung, menyebabkan nyeri perut, refluks asam, dan heartburn. Gejala ini memburuk dalam cuaca dingin. Selama musim dingin saat ini, individu dengan gangguan lambung (kekurangan energi yang limpa-lambung) sebaiknya meminimalkan atau menghindari konsumsi buah kiwi.
Lalu, apa yang bermanfaat bagi mereka yang memiliki pencernaan buruk?
1. Tingkatkan nutrisi dengan memilih makanan yang mudah dicerna dan kaya akan kalori, protein, dan vitamin yang cukup. Contohnya termasuk bubur, berbagai produk kacang-kacangan, dan aneka buah-buahan dan sayuran.
2. Batasi makanan tinggi serat dan hindari hidangan goreng, serta biji-bijian kasar seperti seledri dan bawang prei yang mengandung serat kasar dalam jumlah besar.
3. Hindari makanan yang terlalu merangsang dan yang merangsang sekresi asam lambung, seperti kaldu daging dan bawang mentah.
4. Tetapkan rutinitas makan yang wajar dengan makan secara teratur dan dalam porsi yang terukur, mengunyah dengan baik dan perlahan.
3. Hindari makanan yang sangat mengiritasi dan merangsang sekresi asam lambung, seperti kaldu daging dan bawang mentah.
4. Tetapkan pola makan yang teratur dengan porsi yang terukur. Kunyah dengan baik dan makan perlahan untuk mengurangi beban pencernaan pada perut.
Konsumsi secara teratur buah-buahan kaya vitamin seperti kurma merah dan buah hawthorn; anggur dan stroberi kaya akan antosianin; buah-buahan sitrus dan mangga mengandung kadar karotenoid yang lebih tinggi. Buah-buahan ini secara efektif melindungi mukosa lambung dan membantu memperbaiki sel-sel dinding lambung.
PRE
NEXT