Pembatasan Diet Menstruasi: Perhatikan Pola Makan Anda untuk Mencegah Nyeri Menstruasi
Encyclopedic
PRE
NEXT
Bagi wanita, ada beberapa hari setiap bulan... ketika menstruasi datang. Siklus menstruasi tidak terlalu panjang atau pendek. Selama periode ini, makan dengan tepat dan bijak tidak hanya dapat meningkatkan kecantikan dan kulit, tetapi juga membantu pengelolaan berat badan. Bagi kebanyakan wanita yang mengalami kram menstruasi, perawatan diet selama menstruasi sangat penting; mengonsumsi makanan yang tepat dapat membantu meredakan ketidaknyamanan. Hari ini, kita membahas cara menjaga pola makan sehat selama menstruasi.
Makanan yang Harus Dihindari Selama Menstruasi
Kepiting: Memiliki sifat yang sangat mendinginkan, mampu membersihkan panas, mendinginkan darah, dan melancarkan sirkulasi. Wanita sebaiknya menghindari makanan mentah, dingin, atau yang bersifat mendinginkan selama menstruasi, terutama bagi yang mengalami dismenore tipe dingin.
Siput: Memiliki sifat yang sangat mendinginkan dan membersihkan panas. Makanan berjenis dingin seperti siput sebaiknya dihindari selama menstruasi.
Susu: Produk susu sering menjadi pemicu kram menstruasi. Makanan seperti susu, keju, krim, dan yogurt dapat mengganggu penyerapan magnesium.
Cokelat: Cokelat dapat memicu ketidakstabilan emosional. Hal ini memperburuk perubahan mood dan keinginan akan gula, yang tidak hanya menyebabkan kenaikan berat badan tetapi juga meningkatkan kebutuhan akan vitamin B. Secara bersamaan, gula menguras cadangan vitamin B dan mineral tubuh, sehingga meningkatkan nafsu makan terhadap makanan manis.
Mengonsumsi makanan manis ber gula tinggi tidak hanya gagal meredakan ketidaknyamanan menstruasi tetapi dapat memperburuk gejala dengan mengganggu kadar gula darah, mengganggu keseimbangan hormonal, dan memperparah ketidaknyamanan. Pir: Hindari konsumsi berlebihan pir mentah selama menstruasi.
Teh hijau: Darah menstruasi mengandung kadar hemoglobin, protein plasma, dan heme yang tinggi, menyebabkan kehilangan besi yang signifikan setelah menstruasi. Peningkatan asupan besi disarankan.
Teh mengandung lebih dari 30% asam tanat, yang dengan mudah mengikat ion besi di usus, membentuk endapan yang menghambat penyerapan ion besi oleh mukosa usus. Hal ini dapat menyebabkan nyeri payudara, memicu kecemasan, iritabilitas, dan ketidakstabilan emosional, sekaligus menguras cadangan vitamin B dan mengganggu metabolisme karbohidrat.
Kayu manis, cengkeh, dan lada hitam: Selama menstruasi, sebaiknya mengonsumsi makanan yang lembut, netral rasa, dan kaya nutrisi. Hindari makanan pedas yang sangat merangsang untuk mencegah pelebaran pembuluh darah, yang dapat menyebabkan menstruasi prematur atau aliran darah yang berlebihan.
Makanan yang dianjurkan selama menstruasi
Tingkatkan asupan bawang daun, jamur kuping, kacang tanah, kacang walnut, kurma merah, longan, dan kelopak mawar.Dr. Liu menyarankan bahwa jika secara tidak sengaja mengonsumsi makanan dingin atau es selama menstruasi, minum jahe yang direbus dengan gula merah dapat membantu menyeimbangkan sirkulasi darah dan memperlancar aliran darah.
Tips praktis
Selain menghindari makanan dingin selama menstruasi, wanita sebaiknya memprioritaskan kehangatan, menghindari paparan udara dingin, berendam di air, terkena hujan, paparan sinar matahari, dan mandi air dingin. Hubungan seksual, mandi, dan berenang sebaiknya dihindari. Jaga kebersihan organ genital luar, pakaian dalam, dan pembalut.
PRE
NEXT