Sempurnakan Teknik Makeup untuk Pemula: Kemajuan Cepat
Encyclopedic
PRE
NEXT
Pemula yang belajar mengaplikasikan makeup seringkali menghadapi berbagai masalah, seperti memilih foundation yang salah, eyeliner yang diaplikasikan tidak rata, atau eyeshadow yang diaplikasikan secara sembarangan. Apakah mengaplikasikan makeup benar-benar sulit untuk dikuasai? Tidak selalu. Dengan mengenali tujuh kesalahan umum yang sering dialami oleh pemula makeup, menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, dan berlatih dengan tekun, seseorang dapat akhirnya menjadi ahli makeup. Tujuh Kesalahan Umum untuk Pemula Makeup 1.Alis Crayon Shin-chan
Untuk alis yang terdefinisi dengan indah, gunakan bedak alis matte dua shade lebih terang dari warna alis alami Anda untuk membentuk bentuk yang diinginkan. Banyak yang memilih pensil eyeliner sebagai jalan pintas, tetapi teksturnya yang kaku sulit dibaurkan. Menggunakan eyeliner untuk alis berisiko menghasilkan hasil yang tidak alami dan mirip crayon.
2. Concealer yang Terlalu Mencolok
Maskara yang diaplikasikan terlalu tebal, mirip dengan kerutan di sekitar mata? Warna foundation yang terlalu terang, menciptakan garis yang mencolok antara leher dan wajah? Apakah Anda pernah mengalami masalah makeup ini?Ingatlah kesalahan makeup umum ini untuk dihindari di lain waktu!
Tujuan concealer adalah menyembunyikan ketidaksempurnaan, tetapi mengaplikasikannya terlalu tebal justru dapat membuat cacat lebih terlihat. Pemilihan warna sangat penting! Untuk lingkaran hitam di bawah mata, pilih concealer krim bercahaya untuk mencerahkan area bawah mata.Untuk kulit dengan undertone kuning, pilih concealer matte untuk menutupi kemerahan dan noda di sekitar hidung dan dagu.
3. Bibir berminyak
Bibir sensual mengundang ciuman, tetapi berlebihan justru berbalik, membuat orang bertanya-tanya apakah Anda sudah membersihkan mulut setelah makan.Oleskan lapisan tipis lip gloss terlebih dahulu, lalu tepuk-tepuk beberapa kali dengan lipstik berkilau di bibir bawah untuk kilau ekstra.
4. Bulu mata berantakan
Maskara berlebihan mirip kaki laba-laba, memberikan tampilan berantakan tanpa manfaat.Meskipun Anda menginginkan bulu mata yang lebih tebal dan panjang, batasi penggunaan maskara maksimal dua lapis. Jika bulu mata Anda kurang kaku secara alami, hindari formula maskara yang terlalu tebal.Jika Anda secara tidak sengaja mengaplikasikan terlalu banyak, gunakan cotton bud yang dibasahi dengan pelembap atau pembersih makeup untuk menghapus kelebihan eyeshadow dengan lembut. Kemudian, taburkan sedikit eyeshadow berwarna bumi untuk melembutkan tampilan, sehingga cocok untuk pemakaian siang hari.Solusi terbaik adalah berlatih. Pilih produk yang sudah Anda kenal, karena ini memudahkan Anda mengontrol bentuk dan ketebalan eyeliner. Kami merekomendasikan memilih kemasan tube berbentuk pena. Jenis ini menawarkan penanganan yang baik, dengan aplikator berujung nilon yang tahan sobek. Mereka memiliki keseimbangan yang baik antara kekakuan dan kelenturan, biasanya mencegah garis yang terlalu tebal.Namun, karena ini adalah formula cair, berikan waktu yang cukup untuk mengering setelah aplikasi agar riasan mata tidak luntur. Tips berguna untuk produk berbentuk pena adalah hindari mengeluarkan produk berlebihan setiap kali, karena ini dapat menyebabkan gumpalan setelah kering. Sebaliknya, ikuti prinsip mengaplikasikan dengan gerakan kecil dan bertahap.
7. Pengaplikasian blush yang terlalu mencolok
Ini adalah masalah umum bagi pemula dalam makeup. Karena kurangnya pengalaman, blush sering diaplikasikan terlalu tebal, terlihat tidak alami. Ini bukan karena area pengaplikasian yang salah, tetapi karena penggunaan blush yang berlebihan. Lalu, apa yang harus dilakukan?Pertama, pilih blush yang tidak terlalu tebal saat diaplikasikan. Produk seperti ini biasanya memiliki bubuk yang sangat padat, sehingga mencegah pengambilan produk berlebihan. Selanjutnya, saat mencelupkan kuas, ketuk ringan beberapa kali untuk menghilangkan bubuk berlebih. Ini akan membantu mengurangi efek yang terlalu mencolok, meskipun pada akhirnya tergantung pada penilaian Anda sendiri setelah terbiasa.
PRE
NEXT