Perhatikan bagaimana otak janin berkembang
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Orang tua secara universal menginginkan anak yang cerdas, aktif, dan menggemaskan. Namun, dasar kecerdasan tersebut terletak pada perkembangan otak janin. Mari kita telaah bagaimana otak janin berkembang.
Sejak sekitar 20 hari setelah pembuahan, embrio sudah memiliki embrio otak;
Pada bulan kedua kehamilan, kontur lipatan otak (gyri) sudah terlihat dengan jelas;Pada bulan ketiga, perkembangan sel otak memasuki fase puncak pertama; pada bulan keempat hingga kelima, sel-sel otak janin tetap dalam fase pertumbuhan cepat, kadang-kadang menunjukkan jejak memori;
Mulai bulan keenam, sulkus mulai muncul di permukaan otak janin, dan struktur berlapis korteks serebral sebagian besar terbentuk; pada bulan ketujuh, jalur saraf yang mengendalikan persepsi dan gerakan relatif sudah berkembang baik, memungkinkan kemampuan berpikir dan memori dasar;Pada bulan kedelapan, korteks serebral menjadi lebih kompleks, dengan gyri utama di permukaan otak telah terbentuk sepenuhnya. Menurut laporan terkait, otak janin memiliki 14 miliar sel otak pada bulan keenam kehamilan, artinya ia telah memperoleh jumlah total sel otak yang akan dimilikinya sepanjang hidupnya. Tugas selanjutnya hanya terletak pada peningkatan kualitas sel-sel otak ini; upaya untuk meningkatkan jumlahnya pada tahap ini kemungkinan besar sia-sia.
Hal ini menyoroti pentingnya perkembangan otak janin. Dari perspektif ini saja, pendidikan pranatal yang sistematis dan ilmiah yang dimulai pada tahap janin menjadi sangat penting.
Tentu saja, otak janin masih belum matang, terutama karena koneksi saraf yang krusial belum sepenuhnya terbentuk hingga sekitar usia sepuluh tahun setelah kelahiran. Orang tua yang menjalani pendidikan pranatal harus mengingat hal ini, menghindari ketidaksabaran untuk hasil cepat, agar terburu-buru tidak menjadi kontraproduktif.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved