Periksa apakah Anda menderita depresi
Encyclopedic
PRE
NEXT
Depresi terutama ditandai dengan suasana hati yang rendah. Jika Anda mengalami setidaknya empat dari gejala berikut selama dua minggu atau lebih, disarankan untuk mencari perawatan medis.
Suasana hati yang depresif
Ini adalah ciri utama depresi. Kasus ringan melibatkan suasana hati yang rendah, kesedihan, dan kesusahan, disertai dengan menghela napas terus-menerus; kasus berat ditandai dengan kesedihan yang mendalam, pesimisme, keputusasaan, dan kecenderungan bunuh diri.
Keparahan suasana hati yang depresif bervariasi, mulai dari suasana hati yang rendah hingga kesedihan yang mendalam, pesimisme, dan keputusasaan.Pasien merasa hati yang berat, merasa hidup tidak bermakna, kesulitan menemukan kebahagiaan, menjadi suram dan putus asa, menjalani setiap hari seolah-olah setahun, menderita penderitaan yang tak tertahankan, dan tidak dapat melepaskan diri. Beberapa pasien juga dapat mengalami kecemasan, iritabilitas, dan ketegangan saraf.
Pasien merasa depresi sepanjang hari, hampir setiap hari, sebagaimana dibuktikan oleh dua cara: ekspresi subjektif (seperti perasaan kosong, putus asa, atau kesedihan) dan pengamatan oleh orang lain (seperti menangis secara berulang).Pasien seringkali secara berlebihan merendahkan kemampuan mereka, memandang masa kini, masa lalu, dan masa depan dengan kritik, negativitas, dan penolakan. Mereka menemukan kesalahan pada segala hal, menyatakan diri mereka sepenuhnya tidak berharga dan prospek mereka suram. Rasa bersalah yang intens, rasa tidak berguna, tidak berharga, dan putus asa mungkin muncul. Dalam kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan tuduhan diri, ide-ide hipokondria, atau bahkan memilih bunuh diri sebagai bentuk hukuman diri.
Pikiran dan tindakan bunuh diri mewakili perilaku paling berbahaya yang terkait dengan depresi. Individu yang menderita depresi berat sering memilih bunuh diri sebagai cara untuk melarikan diri dari penderitaan mereka.
Kehilangan minat adalah salah satu gejala umum pada pasien depresi. Mereka kehilangan minat pada aktivitas sehari-hari dan gagal merasakan kesenangan dari berbagai bentuk hiburan atau kegiatan yang menyenangkan.Mereka gagal merasakan kebahagiaan dalam kehidupan keluarga, mengabaikan hobi lama, sering mengurung diri di dalam rumah, menjauh dari teman dan kerabat, serta menghindari interaksi sosial. Pasien sering melaporkan perasaan "kebal emosional," "tidak memiliki perasaan," atau "tidak mampu merasakan kebahagiaan."
Kehilangan energi dan kelelahan membuat tugas-tugas harian yang ringan seperti mandi dan berpakaian menjadi sulit dan melelahkan. Ada rasa lelah yang persisten tanpa penyebab yang jelas.Pada kasus yang lebih ringan, individu merasa kelelahan fisik dan tidak mampu, kehilangan motivasi dan inisiatif dalam kehidupan sehari-hari dan pekerjaan; pada kasus yang parah, bahkan kebutuhan dasar seperti makan, minum, dan kebersihan pribadi mungkin diabaikan. Pasien sering menggambarkan kondisi mereka sebagai "krisis saraf" atau "balon yang kempes".
Sekitar 70–80% penderita depresi mengalami gangguan tidur. Meskipun tertidur biasanya tidak menjadi masalah, mereka sering terbangun setelah beberapa jam, hanya untuk menemukan diri mereka dalam keadaan depresi. Kebangkitan dini ini—biasanya 2–3 jam lebih awal dari biasanya—mencegah tidur lebih lanjut, meninggalkan mereka tenggelam dalam suasana hati yang sedih. Pola ini disebut insomnia pagi dini, kebangkitan tengah malam, atau insomnia terminal.Mereka yang mengalami gangguan kecemasan bersamaan mungkin mengalami kesulitan untuk tertidur dan mimpi buruk yang sering. Sebagian kecil pasien depresi mengalami tidur berlebihan, yang disebut "depresi hipersomnia".
Gejala meliputi penurunan asupan makanan dan penurunan berat badan. Sebagian besar penderita mengalami kehilangan nafsu makan dan pencernaan yang buruk, merasa hidangan yang dulu menarik kini tidak menarik lagi. Mereka mungkin tidak memiliki keinginan untuk makan atau merasa makanan tidak enak, sering disertai dengan penurunan berat badan. Namun, sebagian kecil pasien mungkin mengalami peningkatan nafsu makan.
PRE
NEXT