Seberapa Banyak yang Anda Ketahui tentang Risiko Veneer Porselen?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Banyak orang mengalami gigi kuning akibat kebiasaan kebersihan mulut yang buruk, yang dapat memengaruhi penampilan mereka. Akibatnya, banyak orang memilih veneer porselen di klinik kosmetik. Meskipun veneer mungkin terlihat putih dan estetis pada awalnya, banyak yang tidak menyadari risiko signifikan yang terkait dengannya. Bagian berikut menjelaskan potensi bahaya tersebut.
Veneer porselen adalah mahkota restoratif yang dirancang untuk memperbaiki cacat gigi sambil memenuhi persyaratan fungsional dan estetika. Secara struktural, veneer ini terdiri dari mahkota dalam dan lapisan veneer porselen; secara material, veneer ini dikategorikan sebagai mahkota dalam berbasis logam atau mahkota dalam all-ceramic. Veneer porselen memiliki aplikasi yang luas: veneer ini dapat memperbaiki gigi yang tidak sejajar dan tidak cocok untuk perawatan ortodontik lainnya.Mahkota ini mengatasi masalah seperti perubahan warna gigi, kehilangan gigi sebagian, dan karies gigi. Mahkota porselen fusi logam menawarkan keunggulan termasuk risiko retak porselen yang lebih rendah, warna yang alami, bentuk yang baik, dan hasil restorasi yang efektif.
Risiko yang terkait dengan mahkota porselen fusi logam:
Pertama, perubahan warna gigi dapat terjadi setelah penggunaan jangka panjang:Disarankan untuk memilih warna yang mendekati warna gigi alami Anda saat memilih veneer porselen, daripada mengejar tampilan yang terlalu 'putih'. Kedua, kerusakan gigi dapat berkembang di bawah veneer. Dalam hal ini, menjaga kebersihan mulut yang baik dan menjalani pembersihan gigi profesional secara teratur direkomendasikan. Ketiga, nyeri gigitan dapat terjadi setelah pemasangan veneer. Hal ini biasanya disebabkan oleh penyesuaian gigitan yang tidak tepat selama pembuatan veneer dan dapat diatasi dengan menyesuaikan kembali gigitan.
Keempat, sensitivitas terhadap rangsangan panas atau dingin setelah pemasangan mahkota porselen sering disebabkan oleh iritasi pulp yang berlebihan selama persiapan, di mana dokter gigi menggerinda gigi terlalu cepat, meninggalkan pulp dalam keadaan hiperemia. Atau, hal ini dapat disebabkan oleh mahkota yang tidak pas yang gagal melindungi gigi dari rangsangan eksternal.
Risiko utama yang terkait dengan mahkota porselen meliputi perubahan warna gigi, kerusakan gigi, nyeri oklusal, dan sensitivitas terhadap perubahan suhu. Disarankan untuk memilih rumah sakit gigi yang terpercaya dan profesional untuk pemasangan mahkota porselen guna meminimalkan risiko tersebut.
PRE
NEXT