Bagaimana cara memperbaiki veneer porselen yang retak?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Perawatan yang tidak memadai atau bahan yang tidak berkualitas pada mahkota porselen dapat menyebabkan retak. Apa yang harus dilakukan saat retak terjadi? Apakah pengangkatan dan restorasi lengkap selalu diperlukan? Bagaimana cara melindungi mahkota porselen dalam kehidupan sehari-hari?
Retak kecil dapat digiling untuk penggunaan lanjut
Dalam kasus ini, periksa dengan cermat mahkota yang terkena untuk menilai lokasi, ukuran, dan bentuk retak porselen. Jika area retak sulit dideteksi melalui pemeriksaan cermin atau pemeriksaan oleh orang lain, dan retak kecil tanpa tepi tajam, tindakan segera mungkin tidak diperlukan. Jika fragmen retak kecil dan tidak mengganggu estetika, dapat dipertimbangkan untuk digiling dan dimodifikasi secara tepat sebelum penggunaan lanjut.
Retakan lapisan porselen yang luas memerlukan pengangkatan restorasi
Retakan porselen yang mencolok yang memengaruhi estetika, retakan lapisan porselen skala besar, atau tepi retakan yang menciptakan permukaan tajam yang menyebabkan luka pada mukosa lidah, bibir, atau pipi memerlukan perhatian dental segera. Idealnya, konsultasikan dengan dokter gigi asli sesegera mungkin.Secara teknis, setelah veneer porselen retak, restorasi asli harus diangkat dan dibuat ulang. Bahan restorasi resin untuk retakan porselen kini tersedia; setelah persiapan permukaan, pembentukan, dan pengeringan dengan cahaya, bahan-bahan ini dapat memperbaiki kerusakan lokal. Meskipun solusi ini efektif, veneer porselen memerlukan perawatan yang hati-hati untuk mencegah retak.
Penyebab Retak Porselen
Faktor Manusia: Menggunakan mahkota porselen untuk menggigit benda keras atau makanan yang terlalu keras/lentur, seperti membuka botol bir atau mengunyah tebu; trauma kecelakaan yang menyebabkan benturan keras pada mahkota.
Faktor Kualitas dan Medis: - Desain atau pembuatan mahkota yang cacat, seperti ketebalan logam yang tidak memadai untuk menopang lapisan porselen. - Pengolahan logam atau aplikasi porselen yang tidak tepat, misalnya oksidasi pra-pengolahan yang tidak memadai menyebabkan lapisan oksida yang terlalu tebal atau tipis. - Masalah oklusal, misalnya grinding gigi pada malam hari yang secara signifikan meningkatkan risiko retak. - Faktor klinis, misalnya tekanan berlebihan selama prosedur uji coba atau pemasangan semen.
Bagaimana mencegah retak pada veneer porselen?
Kembangkan kebiasaan membersihkan gigi dengan teliti untuk mencegah penumpukan sisa makanan. Sambungan antara veneer dan gigi alami mudah menampung kotoran, yang memicu pembentukan plak dan karang gigi. Pembersihan yang teliti sangat penting untuk mencegah kembalinya plak.
Ketidaknyamanan awal dengan veneer baru adalah hal yang normal; beradaptasilah dengan cepat melalui latihan rutin.
Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu keras, karena dapat menyebabkan retak pada veneer. Mulailah dengan makanan lembut dan secara bertahap perkenalkan kembali makanan yang lebih keras.
Jaga pemeriksaan gigi rutin. Kembangkan kebiasaan pemeriksaan rutin agar ketidaknyamanan dapat segera dievaluasi oleh dokter gigi.
Perawatan Harian untuk Mahkota Porselen
Harap diperhatikan bahwa pemasangan mahkota porselen tidak menjamin perawatan seumur hidup; perlindungan yang hati-hati tetap penting.Karena keterbatasan material, sebagian besar mahkota porselen memiliki batas toleransi kekuatan yang terbatas. Melebihi batas ini dapat dengan mudah merusak mahkota dan memperpendek umur pakainya. Oleh karena itu, pada awalnya hanya makan makanan lembut dan hindari menggunakan mahkota untuk memecahkan tulang keras atau makan makanan seperti kepiting. Sambungan antara mahkota dan gigi abutmen rentan terhadap penumpukan plak dan pembentukan karang gigi. Perhatikan pembersihan dengan seksama: gunakan benang gigi di antara gigi dan jadwalkan pemeriksaan gigi rutin serta pembersihan profesional.
PRE
NEXT