Sekresi mata berlebihan pada bayi mungkin menandakan panas paru-paru. Makanan apa yang bermanfaat untuk bayi dengan panas paru-paru?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Makanan apa yang bermanfaat untuk anak dengan panas paru-paru? Terapi diet menawarkan pendekatan yang efektif dan aman untuk mengelola panas paru-paru pada anak. Ibu-ibu, apakah Anda mengetahui makanan yang cocok untuk kondisi ini? Pertama, mari kita lihat gejala panas paru-paru pada bayi.
1. Sekresi mata. Saat bangun tidur, bulu mata mungkin menempel karena sekresi, sehingga sulit bagi bayi untuk membuka mata.
2. Bau mulut yang tidak sedap. Bau mulut yang tidak sedap dapat terdeteksi saat mendekati wajah anak.
3. Sakit tenggorokan. Kering dan nyeri di tenggorokan, dengan amandel yang memerah dan bengkak.
4. Bibir merah terang. Tampak merah cerah, seolah-olah dilapisi lipstik.
5. Ujung lidah memerah. Ujung lidah tampak jauh lebih merah daripada bagian tubuh lidah, terkadang bercak-bercak merah terang. Beberapa bayi mungkin mengembangkan luka pada ujung atau tubuh lidah.
6. Lidah geografis. Banyak bayi menunjukkan pengelupasan tidak teratur pada lapisan lidah yang menyerupai peta (disebabkan oleh panas ekstrem yang merusak cairan yin).
7. Tinja keras dan berbau busuk. Tinja kering dan sulit dikeluarkan. Beberapa bayi mengedan hingga wajah mereka memerah dan mata berair saat buang air besar. Yang lain hanya buang air besar setiap dua hari atau lebih lama; beberapa menghasilkan tinja keras berbentuk butiran seperti kotoran domba. Tinja ini mengeluarkan bau yang sangat kuat dan tidak sedap.
Untuk bayi dengan panas paru-paru, kebanyakan orang tua memilih terapi diet. Berikut adalah resep yang direkomendasikan:
1. Infus Bunga Luffa dengan Madu
Cara: Rendam 10g bunga luffa dalam air mendidih selama 5 menit, lalu aduk 20g madu. Minum hangat, tiga kali sehari.
Manfaat: Membersihkan panas, mengurangi peradangan, meredakan batuk, dan melarutkan dahak. Utama untuk mengobati panas paru-paru pada anak-anak, batuk dahak panas, sesak napas, dan napas pendek. Kitab Herbal Diannan menyatakan bunga luffa dapat "membersihkan panas paru-paru, menghilangkan dahak dan menurunkan qi, menghentikan batuk, meredakan sakit tenggorokan, menghilangkan dahaga, dan menguras api berlebih." Dikombinasikan dengan madu, efek pelembap pada paru-paru dan sifat meredakan batuk menjadi lebih kuat.
2. Jus Ketan Air dan Akar Teratai
Cara: Ambil 150g ketan air dan 150g akar teratai segar. Kupas, cuci, dan iris halus kedua bahan. Masukkan ke dalam juicer dan peras jusnya. Minum secara teratur.
Manfaat: Kombinasi jus kacang air dan akar teratai memiliki sifat untuk membersihkan panas, menghasilkan cairan, mengubah kelembapan, menghilangkan dahak, mendinginkan darah, dan menetralkan racun. Ramuan ini mengobati kekurangan cairan akibat panas, mulut dan tenggorokan kering, serta batuk akibat panas paru-paru.Letakkan jamur telinga perak dalam mangkuk dan rendam dalam air hangat selama 30 menit hingga benar-benar terhidrasi. Buang batang dan kotoran. Sobek jamur menjadi serpihan, letakkan dalam panci bersih, tambahkan air secukupnya, didihkan dengan api besar, lalu rebus dengan api kecil selama 1 jam. Tambahkan gula batu dan lanjutkan merebus hingga jamur lunak.
Manfaat: Jamur telinga perak, juga dikenal sebagai jamur telinga putih, membersihkan panas paru-paru, mengubah dahak, menyehatkan yin, dan menghasilkan cairan. Cocok untuk batuk akibat panas paru-paru, produksi dahak, tenggorokan kering dan haus, kekeringan usus, palpitasi, dan insomnia.Tambahkan air secukupnya dan rebus selama setengah jam. Cuci 50g beras dan masak menjadi bubur kental. Saat hampir matang, tambahkan jus pir dan potongan pir, masak hingga tercampur sempurna. Manfaat: Melembapkan paru-paru, membersihkan jantung, menghilangkan dahak, dan mengurangi panas dalam. Berfungsi sebagai obat herbal untuk batuk pada anak-anak yang disebabkan oleh panas paru-paru.
PRE
NEXT