Bagaimana cara menentukan batas bercanda?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Meskipun humor dapat menghidupkan suasana baik di lingkungan pribadi maupun profesional, lingkungan kantor terkenal rentan terhadap kesalahpahaman. Lelucon harus disampaikan dengan kehati-hatian dan pengendalian diri yang ketat. Memahami psikologi tempat kerja memerlukan kesadaran akan tabu-tabu berikut terkait humor.
Pertama, jangan pernah bercanda dengan atasan Anda, karena atasan tetaplah atasan dan tidak akan pernah menjadi teman sejajar. Meskipun Anda pernah menjadi teman sekelas atau teman dekat, jangan menganggap kedekatan masa lalu memberi izin untuk bercanda dengan atasan, terutama di hadapan orang lain.
Kedua, hindari bercanda tentang kelemahan atau kekurangan orang lain, karena hal ini cepat berubah menjadi ejekan. Tidak ada yang sempurna.Hindari bercanda tentang kelemahan atau kekurangan rekan kerja. Anda mungkin merasa cukup mengenal mereka untuk bercanda tentang ketidaksempurnaan mereka, tetapi komentar semacam itu mudah dianggap sebagai ejekan sarkastis. Jika orang tersebut sensitif, komentar yang tidak sengaja bisa memicu kemarahan mereka, berpotensi merusak persahabatan atau memperburuk hubungan kerja.Ingatlah, sekali ucapan tersebut diucapkan, tidak dapat ditarik kembali, dan tidak dapat dijelaskan dengan serius. Saat itu, penyesalan sudah terlambat.
Ketiga, berhati-hatilah dengan batas-batas bercanda dengan anggota lawan jenis. Meskipun humor dapat meringankan suasana di tempat kerja dan bercanda antara rekan kerja dari jenis kelamin yang berbeda dapat mempererat hubungan, penting untuk tidak melampaui batas. Di atas segalanya, hindari berbagi lelucon yang tidak pantas di hadapan lawan jenis. Perilaku semacam itu merendahkan karakter Anda dan dapat membuat orang lain menganggap Anda memiliki pola pikir yang tidak sehat.
Keempat, hindari bercanda secara berlebihan atau terlalu sering.Bercanda membutuhkan pengendalian diri; hindari menjadi terlalu santai secara terus-menerus. Seiring waktu, hal ini akan membuat Anda terlihat tidak profesional di mata rekan kerja, yang akan kehilangan rasa hormat terhadap Anda. Bagi atasan, Anda akan terlihat tidak matang dan tidak dapat diandalkan, merusak kepercayaan mereka dan membuat mereka ragu untuk mempercayakan Anda dengan tanggung jawab. Perilaku semacam ini benar-benar kontraproduktif. Hanya dengan psikologi tempat kerja yang baik, seseorang dapat menavigasi kehidupan profesional dengan lancar.
PRE
NEXT