Bagaimana Cara Membuat Sup untuk Mengatasi Mabuk? Apa yang Harus Dihindari Setelah Minum?
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Bagaimana Cara Membuat Sup Hangover? Apa yang Harus Dihindari Setelah Minum?
Resep Sup Hangover Jeruk Mandarin
Bahan Utama: 200g jeruk mandarin, 200g biji teratai, 25g plum kering, 50g kurma merah kering.
Bumbu: 300g gula putih, 30g cuka putih, 5g bunga osmanthus manis.
Ciri-ciri: Manis dan asam, rasa segar.
Cara membuat:
1. Cuci kurma merah, belah dengan bagian belakang pisau, buang bijinya, letakkan dalam mangkuk kecil, tambahkan air, dan kukus hingga empuk;
2. Potong plum hijau menjadi dadu;
3. Tuang jeruk kalengan dan biji teratai kalengan ke dalam panci, panaskan;
4. Tambahkan plum hijau yang dipotong dadu, kurma merah, gula putih, gula osmanthus, dan air secukupnya. Didihkan, lalu sajikan dingin. Catatan Kombinasi Makanan:
Jeruk: Mengonsumsi jeruk bersama kepiting dapat menyebabkan bisul lunak. Mengonsumsinya bersama daging berang-berang dapat menyebabkan mual. Hindari mengonsumsinya bersama biji pinang.
Resep Sup Hangover dengan Buah
Bahan utama: Buah hawthorn 100g, kacang walnut 15g, biji teratai 10g, jeruk mandarin 60g, kurma merah kering 50g.
Bumbu: Gula putih 50g, gula batu 50g, cuka putih 10g, garam 2g, tepung maizena 10g.
Apa yang harus dihindari setelah minum?
1. Tidur langsung
Meskipun orang yang tidur langsung setelah minum mungkin terlihat dapat menahan alkohol dengan baik, alkohol bergantung pada hati untuk dicerna. Tidur langsung memperlambat metabolisme, menghambat proses pencernaan hati, dan meningkatkan risiko penyakit hati akibat alkohol.Disarankan untuk menyiram wajah dengan air dingin dan beristirahat dalam posisi duduk sebentar. Jika seseorang tertidur setelah minum berlebihan, sebaiknya dibangunkan setiap dua jam dan diberi banyak air putih hingga sadar.
Posisi tidur setelah minum: Berbaring telentang. Mabuk memperlambat reaksi saraf dan mengurangi tonus otot tenggorokan. Jika muntah terjadi, muntahan dapat menyumbat tenggorokan dan masuk ke saluran napas, menimbulkan risiko.Tidur tengkurap dengan otot rileks dapat menekan organ dalam, terutama mengganggu pasokan darah ke jantung. 2. Menggunakan teh kuat untuk mabuk Keyakinan lama bahwa teh kuat meredakan mabuk berasal dari efek diuretik cepat teofilin. Hal ini menyebabkan asetaldehida yang belum terurai masuk ke ginjal secara prematur, mengganggu proses detoksifikasi alami.Asetaldehida adalah zat berbahaya yang sangat mengiritasi ginjal. Karena ginjal tidak memiliki kemampuan detoksifikasi untuk zat ini, paparan yang berkepanjangan meningkatkan risiko penyakit ginjal. Selain itu, etanol secara kuat merangsang sistem kardiovaskular, merangsang jantung. Bagi individu dengan kondisi jantung, minum teh setelah mengonsumsi alkohol sangat berbahaya.
3. Paparan angin dingin
Meskipun angin sejuk setelah minum alkohol terasa menyegarkan dan seolah-olah membantu pulih, sebenarnya hal ini mempercepat kehilangan panas tubuh. Setelah mengonsumsi alkohol, sirkulasi darah meningkat dan kapiler subkutan melebar. Angin dingin memperparah kehilangan panas ini, meningkatkan risiko keracunan.
4. Mengonsumsi durian
Di Thailand, peraturan secara eksplisit melarang mengonsumsi alkohol bersama durian. Durian mengandung kadar tinggi senyawa belerang yang menghambat aktivitas enzim aldehyde dehydrogenase (ALDH) dalam tubuh manusia. Enzim ini bertanggung jawab untuk membersihkan racun alkohol. Mengonsumsi durian saat minum alkohol mengganggu metabolisme alkohol, berpotensi menyebabkan keracunan alkohol, dan dalam kasus parah, konsekuensi yang mengancam nyawa.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved