Analisis: Mengapa Pria Sering Mencari Perawan untuk Pernikahan?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dipengaruhi oleh ideologi feodal tradisional
Saya ingat adegan dari sebuah film: seorang wanita yang melarikan diri dari kelaparan diterima oleh sebuah keluarga. Pada malam sebelum pernikahannya, dia diperkosa oleh tuan tanah yang sudah menikah. Pada malam pernikahan, suaminya menyebar kain katun putih di tempat tidur. Setelah hubungan intim, dia menemukan kain tersebut tetap putih.Suaminya marah besar, mencaci maki dan menuntut: "Siapa yang melakukan ini? Katakan yang sebenarnya!"
Hal ini berasal dari pengaruh ideologi feodal yang meluas. Mengenai keperawanan, keyakinan rakyat feodal yang dikenal sebagai "pernikahan yang membawa keberuntungan" masih bertahan. Praktik ini melibatkan pernikahan seorang perawan dengan keluarga yang menghadapi penyakit, kesialan, atau kekurangan energi yang, konon, dapat memulihkan vitalitas dan meningkatkan keberuntungan atau kesehatan.Praktik ini, yang awalnya merupakan kepercayaan rakyat untuk mengusir penyakit melalui perayaan pernikahan dan mengubah bahaya menjadi keselamatan, kini telah disalahartikan oleh sebagian pria menjadi tren pembelian keperawanan.
Kecenderungan Memiliki yang Kuat
Hampir setiap pria memiliki dorongan kuat untuk memiliki. Ia menginginkan kekasihnya sepenuhnya miliknya, baik secara fisik maupun emosional. Jika seorang wanita telah berhubungan seksual dengan pria lain, meskipun ia awalnya menerimanya, ada simpul di hatinya yang tidak dapat ia lepaskan. Hal ini berasal dari obsesi pria terhadap keperawanan.
Pengaruh keinginan untuk menaklukkan
Dalam hidup, hampir setiap pria memiliki keinginan untuk menaklukkan, terutama pria yang sangat sukses dalam kariernya. Ia mendambakan menemukan wanita yang sempurna, yaitu seorang perawan. Hal ini karena hanya dengan begitu ia akan merasa tidak hanya lebih sukses daripada pria lain dalam kariernya, tetapi istrinya juga lebih "sempurna" daripada yang lain. Inilah kompleks keperawanan pria: keinginan untuk menaklukkan, keinginan untuk kesempurnaan, sehingga hidupnya tidak meninggalkan ruang untuk penyesalan.
PRE
NEXT