Menganalisis Gejala Infertilitas pada Pria
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dalam praktik klinis, infertilitas adalah kondisi umum yang memengaruhi baik pria maupun wanita. Bagi pria, menderita infertilitas tidak hanya menyebabkan penderitaan fisik dan emosional tetapi juga dapat mengganggu hubungan pernikahan. Jadi, apa saja gejala spesifik infertilitas pada pria? Di bawah ini, kami menjelaskannya secara rinci.
1. Disfungsi ereksi: Ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan kekakuan penis yang cukup untuk hubungan seksual, yang dapat menyebabkan infertilitas pria;
2. Ejakulasi atau buang air kecil yang menyakitkan: Gejala klinis yang umum pada infertilitas pria;
3. Haematospermia: Sperma berwarna pink atau mengandung bercak darah, yang merupakan gejala infertilitas pria;
IV. Oligospermia: Kondisi di mana volume sperma tidak mencukupi. Normalnya, setiap mililiter sperma harus mengandung setidaknya dua puluh juta sperma. Jumlah yang lebih rendah mengurangi kemungkinan kehamilan;
V. Pyuria: Ini mengacu pada adanya sperma dalam urine atau pengeluaran materi keruh seperti sperma setelah buang air kecil;
VI. Azoospermia: Kondisi infertilitas ini mencakup bentuk obstruktif dan non-obstruktif. Azoospermia obstruktif dapat disebabkan oleh infeksi atau kelainan bawaan pada tali sperma. Azoospermia non-obstruktif dapat disebabkan oleh kelainan kromosom, kriptorkismus, atau infeksi gondongan selama masa remaja.
Poin-poin di atas menggambarkan gejala infertilitas pria. Enam gejala ini merupakan manifestasi yang relatif umum. Pria yang mengalami gejala tersebut disarankan untuk segera mencari diagnosis dan pengobatan profesional.
PRE
NEXT