Apa itu Badawood?
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Almond adalah kacang yang diproduksi di seluruh dunia dan sangat dihargai. Umumnya dikenal sebagai almond berkulit tipis, kacang ini terutama dikonsumsi untuk bijinya yang memiliki tekstur harum dan renyah. Namun, daging almond sebaiknya dihindari karena tidak terlalu lezat. Almond adalah kacang yang kaya nutrisi, mengandung lemak yang cukup, protein yang melimpah, dan berbagai vitamin, sehingga permintaan pasarnya selalu tinggi.
Selain itu, almond memiliki nilai obat yang signifikan, memberikan kontribusi penting dalam pengobatan Uyghur di Kashgar, China. Mereka diketahui dapat menyegarkan pikiran, menenangkan jiwa, dan meningkatkan penglihatan. Selain itu, almond dapat melembapkan paru-paru, memperlancar buang air besar, menutrisi usus, menghasilkan esensi, dan memperkuat perut. Bagi mereka yang sering mengalami batuk, sesak napas, nyeri di punggung bawah dan kaki, atau buang air kecil yang sering,atau menderita disfungsi ereksi, mengonsumsi almond dapat memberikan hasil yang menguntungkan. Berikut adalah gambaran umum tentang almond.
Pengantar
Menurut klasifikasi botani
Pohon almond bukanlah pohon aprikot, melainkan termasuk dalam subgenus Prunus dalam genus Prunus dari keluarga Rosaceae. Buahnya kecil dan berbentuk bulat pipih, dengan daging kering yang tidak enak dan tidak berair. Bagian yang dapat dimakan adalah bijinya, yang dikenal sebagai almond (Almonds), rasanya melebihi kacang walnut dan biji aprikot, memiliki rasa manis dan harum yang khas.Kulitnya bervariasi ketebalannya. Istilah "Badam" secara akademis berasal dari bahasa Persia, yang berarti "biji". Istilah Tionghoa "Badam" adalah transkripsi fonetik, bukan terjemahan harfiah dari kata tersebut.Almond ditanam di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat (California), Australia, Spanyol, dan wilayah Xinjiang di Tiongkok. California sendiri menyumbang 80% produksi almond global, dengan ekspor mencapai lebih dari 90 negara. Nilai Gizi Almond memiliki nilai gizi yang luar biasa, menawarkan enam kali lipat kandungan gizi per unit berat dibandingkan daging sapi.Analisis menunjukkan bahwa biji almond mengandung 55-61% minyak nabati, 28% protein, 10-11% pati dan gula, serta jumlah kecil karoten, vitamin B1 dan B2, enzim pencernaan, amygdalinase, amygdalin, kalsium, magnesium, natrium, kalium, dan 18 unsur trace termasuk besi dan kobalt.Almond merupakan tonik kesehatan tradisional di kalangan suku Uyghur.
Manfaat Kesehatan
Almond adalah camilan sehat yang kaya nutrisi, mengandung protein, serat makanan, dan vitamin E. Mereka memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan kacang-kacangan lain dan bebas kolesterol, sehingga diterima dan disukai oleh konsumen di China.
1. Perlindungan Kulit
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa almond termasuk dalam makanan utuh yang paling kaya akan vitamin E, menjadi sumber sehat yang kaya akan vitamin E dan antioksidan flavonoid.Sebungkus almond (28g atau 23 biji) menyediakan 7,3mg vitamin E (setara dengan setengah dari asupan harian yang direkomendasikan). Vitamin E secara efektif melawan radikal bebas, membantu melembapkan kulit dan memperlambat penuaan.
2. Manfaat untuk Kesehatan Jantung
Dengan kandungan asam lemak tak jenuh hingga 70%, almond membantu menurunkan kadar kolesterol "jahat". Mengonsumsi almond secara efektif mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh, sehingga mengurangi risiko serangan jantung.
3. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Penelitian menunjukkan bahwa almond memiliki sifat prebiotik, yang meningkatkan kesehatan pencernaan dengan meningkatkan bakteri bermanfaat dan mempromosikan gerakan usus yang teratur.
4. Pengelolaan Berat Badan
Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Richard Mattes, Profesor Ilmu Pangan dan Gizi di Purdue University, mengungkapkan dua temuan utama: Pertama, mengonsumsi almond menimbulkan rasa kenyang yang signifikan, sehingga membantu mengontrol asupan makanan berkalori tinggi lainnya. Kedua, serat makanan dalam almond mengurangi penyerapan lemak, secara efektif membantu pengelolaan berat badan.
5. Menjaga Kadar Gula Darah
Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi almond pada sarapan mengalami rasa kenyang yang lebih besar setelah sarapan dan makan siang dibandingkan dengan mereka yang tidak memasukkan almond dalam sarapan pagi. Hal ini juga secara efektif mengatur konsentrasi glukosa darah. Temuan ini dapat membantu individu dengan pra-diabetes dalam memperbaiki kebiasaan makan berlebihan dan perilaku diet yang buruk, sehingga mengurangi risiko perkembangan penyakit.
Setelah mengeksplorasi sifat-sifat almond, jelas bahwa mereka menawarkan nilai gizi dan medis yang signifikan. Namun, individu yang sehat sebaiknya mengonsumsinya dengan moderat—lima hingga delapan butir per hari sudah cukup. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan berdampak negatif pada kadar lipid darah.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved