Kembung sering terjadi memiliki berbagai penyebab: 10 latihan untuk meredakan kembung perut
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Apa yang harus dilakukan tentang kembung? Bagaimana cara meredakan kembung? Terkadang, meredakan kembung hanya memerlukan penyesuaian kebiasaan kecil. Di bawah ini, kami membahas penyebab kembung dan sepuluh metode sederhana untuk meredakannya. Penyebab Kembung Penyakit kardiovaskular: Kondisi kardiovaskular dapat muncul dalam bentuk gagal jantung kongestif akut atau kronis (terutama gagal jantung sisi kanan), emboli vaskular mesenterik, atau trombosis.
Gangguan usus: Gangguan usus juga merupakan kontributor signifikan terhadap kembung, sering terlihat pada infeksi usus akut atau kronis (seperti disentri bakteri, kolitis amoebik, tuberkulosis usus, penyakit Crohn, kolitis ulseratif), sindrom malabsorpsi, obstruksi usus akut atau kronis, pseudo-obstruksi, penyakit divertikular, dan sembelit akibat berbagai penyebab.
Gangguan gastrointestinal fungsional: Contohnya termasuk aerofagia, sendawa persisten, dan dispepsia fungsional (dispepsia non-ulseratif).
Gangguan hati: Penyakit hati juga merupakan penyebab utama pembengkakan perut, sering ditemukan pada hepatitis akut dan kronis, terutama pada hepatitis fulminan (di mana pembengkakan perut merupakan gejala utama dan persisten), sirosis (sering menjadi gejala utama pada tahap awal sirosis), abses hati, dan kanker hepatoseluler.
Gangguan saluran empedu: Seperti kolesistitis akut dan kronis, kolelitiasis, dan obstruksi saluran empedu akibat berbagai penyebab.
Gangguan pankreas: Seperti pankreatitis akut dan kronis, kista pankreas raksasa, karsinoma pankreas, dan lain-lain.
Penyakit infeksi akut: seperti pneumonia syok, demam tifoid, tuberkulosis paru berat, dan sepsis.
Sepuluh Metode Sederhana untuk Meredakan Kembung
1. Lakukan beberapa gerakan sederhana
Gerakan sederhana yang mudah dilakukan dapat secara efektif meredakan kembung. Berbaring telentang di tempat tidur dengan tangan diletakkan di dada dan perut masing-masing; lalu bernapas perlahan selama 1–3 menit.Selanjutnya, tekuk lutut dan peluk ke arah perut, lalu kembali ke posisi awal. Ulangi 10–30 kali untuk mempercepat pengosongan lambung. Alternatifnya, sebelum tidur, tekan satu tangan di pusar dan pijat searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam masing-masing 40–100 kali.
2. Hindari makan terburu-buru
Kebiasaan ini memasukkan udara ke dalam usus, menyebabkan kembung. Kurangi konsumsi minuman bersoda dan bir, serta makanan penutup yang mengandung fruktosa atau sorbitol, yang juga merupakan makanan pembentuk gas.
3. Beristirahat sebentar sebelum makan<
Mengurangi kelelahan sebelum makan secara signifikan mengurangi kembung perut selama makan.
4. Cuci wajah sebelum makan
Gunakan 15 menit sebelum makan untuk mencuci wajah, sambil memijat lembut area wajah dan leher (bergerak ke atas) untuk rileks secara bertahap.
6. Atasi emosi negatif
Kecemasan, kekhawatiran, kesedihan, frustrasi, atau depresi dapat melemahkan fungsi pencernaan atau merangsang produksi asam lambung berlebihan. Hal ini menyebabkan peningkatan gas perut dan kembung yang lebih parah.
7. Batasi makanan yang menghasilkan gas saat makan malam
Terutama kacang-kacangan. Oligosakarida dalam kacang-kacangan fermentasi di usus, menghasilkan gas yang menyebabkan sendawa, bunyi usus, kembung, dan nyeri perut. Orang tua sebaiknya meminimalkan konsumsi produk kacang-kacangan saat makan malam.
8. Hindari makanan tinggi serat berlebihan
Konsumsi berlebihan makanan tinggi serat dapat menghasilkan gas yang signifikan dalam saluran pencernaan. Contohnya termasuk dedak gandum (31% kandungan serat), rebung kering (30%), dan cabai (lebih dari 40%). Sumber serat tinggi lainnya meliputi pakis, kembang kol, bayam, labu, dan berbagai biji-bijian utuh seperti mie soba dan jagung.Saat mengonsumsi makanan ini, pastikan kombinasi yang seimbang dan hindari konsumsi berlebihan.
9. Prioritaskan makanan yang menenangkan perut dan meredakan gas Beberapa makanan memiliki sifat menyehatkan perut dan mengatur gas. Misalnya, ubi jalar Cina memperkuat limpa dan perut sambil meningkatkan energi ginjal, membantu pencernaan dan penyerapan. Teksturnya yang kental juga melindungi lapisan lambung. Lobak daikon membantu mengatur gas tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk masakan, seperti sup rebus. Selain itu, hawthorn, bawang, dan bawang putih juga bermanfaat untuk saluran pencernaan.
10. Lakukan latihan peregangan sederhana sebelum tidur
Latihan peregangan sederhana sebelum tidur dapat membantu mengeluarkan gas yang terakumulasi di perut. Metode: Berbaring telentang dengan anggota tubuh terentang secara alami. Tarik napas sambil membengkokkan lutut kanan, rasakan kaki kanan menekan perut. Hembuskan napas sambil menurunkan kaki kanan. Ulangi dengan kaki kiri.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved