Waspadai Gastritis pada Bayi yang Pilih-Pilih Makanan: Cara Mencegah Gastritis pada Bayi
Encyclopedic
PRE
NEXT
Gastritis adalah kondisi yang banyak dialami oleh orang dewasa, tetapi apakah anak-anak juga bisa mengalaminya? Ahli medis menegaskan bahwa gastritis pada anak-anak memang terjadi. Mari kita bahas penyebab gastritis pada anak-anak.
Penyebab Gastritis pada Anak-Anak
Penggunaan Obat yang Tidak Tepat
Beberapa anak sering mengonsumsi obat-obatan yang mengiritasi lapisan lambung, seperti obat antiinflamasi, steroid, aspirin, dan antibiotik, yang dapat merusak mukosa lambung dan memicu gastritis.
Kebiasaan Makan Pilih-pilih atau Preferensi Makanan
Kebiasaan makan pilih-pilih dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan berbagai vitamin dan mineral esensial, yang mengganggu fungsi normal antrum lambung. Seiring waktu, hal ini juga dapat menyebabkan gastritis.
Kebiasaan makan yang buruk
Misalnya, orang tua yang memberikan anak-anak makanan sarapan yang sulit dicerna seperti gorengan atau roti goreng, atau membiarkan mereka mengonsumsi minuman dingin atau makanan saat perut kosong, atau memperbolehkan ngemil terus-menerus sepanjang hari, dapat mengganggu sekresi asam lambung dan cairan lambung. Hal ini mengganggu nutrisi ke mukosa antrum lambung dan, seiring waktu, dapat menyebabkan gastritis.
Kebiasaan higiene yang buruk
Kebiasaan seperti tidak menyikat gigi, tidak mencuci tangan sebelum makan atau setelah menggunakan toilet, dan tidak memotong kuku dapat menyebabkan makanan terkontaminasi bakteri. Infeksi Helicobacter pylori dapat memicu peradangan pada antrum lambung.Penggunaan jangka panjang obat-obatan tersebut dapat merusak mukosa lambung, menyebabkan gastritis kronis dan tukak lambung.
2. Jaga kesehatan anak secara terus-menerus. Tangani infeksi di daerah orofaring secara aktif untuk mencegah tertelannya sekresi yang mengandung bakteri, seperti dahak atau lendir hidung, ke dalam lambung, yang dapat menyebabkan infeksi gastritis kronis.
3. Hindari memberikan makanan yang terlalu asam, pedas, atau mengiritasi lainnya, serta makanan dingin, mentah, atau sulit dicerna. Pastikan anak mengunyah makanan dengan baik selama makan untuk mencampur makanan dengan air liur secara adekuat, membantu pencernaan dan mengurangi iritasi lambung.
4. Jaga kebersihan yang baik. Kegagalan menyikat gigi, mencuci tangan sebelum makan atau setelah menggunakan toilet, atau memotong kuku memungkinkan makanan terkontaminasi
3. Hindari memberikan makanan yang terlalu asam, pedas, atau mengiritasi, serta makanan mentah, dingin, atau sulit dicerna. Dorong anak untuk mengunyah dengan baik dan makan perlahan agar makanan tercampur dengan baik bersama air liur, membantu pencernaan dan mengurangi iritasi lambung. Makanan harus dikonsumsi pada waktu yang teratur dalam jumlah yang tepat, dengan makanan bergizi yang kaya akan vitamin A, B, dan C. Hindari minuman yang merangsang seperti teh kental atau kopi.
PRE
NEXT