Terungkap: Bahaya Lensa Kontak Berwarna
Encyclopedic
PRE
NEXT
Lensa kontak berwarna, dengan beragam warnanya dan kemampuannya untuk membuat mata terlihat lebih besar dan indah, telah menjadi populer di kalangan pecinta kecantikan, terutama wanita muda. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah orang yang menggunakannya, masalah kesehatan mata yang terkait juga semakin menonjol. Para ahli memperingatkan bahwa di balik kecantikan yang tampak tersebut terdapat risiko kesehatan yang signifikan. Di bawah ini, kami mengungkap potensi bahaya lensa kontak berwarna.
Para ahli menyatakan bahwa baik lensa kontak berwarna maupun lensa kontak bening standar diklasifikasikan sebagai lensa kontak, artinya mereka bersentuhan langsung dengan kornea dan konjungtiva. Setiap lensa kontak dapat menyebabkan kerusakan mekanis akibat gesekan fisik terhadap permukaan tersebut. Meskipun lensa standar menyebabkan kerusakan relatif ringan, lensa berwarna menunjukkan keausan yang lebih nyata akibat tekstur unik pigmen tambahan yang dimilikinya.Selain itu, produsen yang tidak bertanggung jawab seringkali mengaplikasikan pigmen langsung ke permukaan lensa selama proses produksi. Hal ini tidak hanya menyebabkan abrasi fisik tetapi juga kerusakan kimia. "Kami sering mengamati partikel pigmen terlepas ke dalam kantung konjungtiva mata pasien," jelas Dr. Yin Lan, Dokter Spesialis Senior di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Rumah Sakit Umum Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok. "Hal ini dapat menyebabkan keratitis atau bahkan ulkus kornea. Dalam kasus yang parah, perforasi kornea dapat terjadi, yang berakibat fatal bagi mata.""Dr. Yin Lan, Dokter Spesialis Mata di Departemen Oftalmologi Rumah Sakit Umum Angkatan Bersenjata Rakyat Tiongkok, menyatakan. Dr. Zhang Hongbing, Dokter Spesialis Mata di Departemen Oftalmologi Rumah Sakit Rakyat Pertama Xi'an, menambahkan, "Kami tidak merekomendasikan penggunaan lensa kontak. Terlepas dari seberapa tipis atau berkualitasnya, lensa kontak tetap merupakan benda asing bagi tubuh manusia dan pasti akan menyebabkan ketidaknyamanan saat digunakan.Jika pemakaian tidak dapat dihindari karena pekerjaan atau keadaan khusus, kami menyarankan untuk memilih lensa bening tanpa warna dan membatasi pemakaian hingga 6-8 jam."
Dr Zhang juga merekomendasikan agar mereka yang tetap ingin menggunakan lensa berwarna membelinya secara eksklusif dari penjual berlisensi dan terpercaya.Saat memilih lensa kontak, perhatikan bahwa desain yang semakin rumit berpotensi menimbulkan bahaya lebih besar bagi mata. Lensa berwarna, misalnya, sering mengandung pigmen tambahan dan memiliki sirkulasi udara yang buruk, berpotensi menyebabkan kekurangan oksigen pada mata. Ingat: semakin sederhana, semakin baik. Berikut adalah ringkasan singkat tentang risiko yang ditimbulkan lensa berwarna bagi mata: 1. Penggunaan lensa kontak dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan visual dan bahkan sindrom mata kering.Gejalanya meliputi rasa sakit pada mata, gatal, sensasi benda asing, peningkatan sekresi mata, kekeringan, sensasi terbakar, dan penglihatan kabur.
2. Kontak yang berkepanjangan dengan kornea dapat menyebabkan mati rasa pada ujung saraf, mengurangi sensitivitas kornea. Banyak pasien mengembangkan keratitis ulseratif tanpa menyadarinya.
3. Lensa kontak berwarna menghalangi kornea untuk mendapatkan udara, menyebabkan kekurangan oksigen yang menyerupai penyakit ketinggian pada tubuh manusia. Hal ini mengganggu fungsi metabolik normal dan mengurangi daya tahan mata.
4. Lensa kontak berwarna yang mengandung bahan kimia tambahan berlebihan dapat menyebabkan kemerahan dan peradangan mata akibat kebiasaan pemakaian yang tidak benar, sensitivitas individu, atau faktor lingkungan. Kasus parah dapat menyebabkan hipoksia kornea, deformasi, infeksi, perforasi kornea, dan kondisi mata serius lainnya, yang berpotensi menyebabkan kebutaan permanen.
Meskipun wanita menghargai kecantikan, menjaga penglihatan adalah hal yang paling penting. Hindari lensa kontak berwarna palsu yang dapat menyebabkan kerusakan permanen; selalu beli melalui saluran resmi. Jangan mengenakannya terlalu lama, dan ingat untuk membersihkan lensa dengan segera.
Lensa kontak berwarna berkualitas rendah menimbulkan risiko serius; berhati-hatilah saat menggunakannya.
Keinginan akan kecantikan adalah hal yang universal.Namun, saat mengejar kecantikan dan tren, kualitas lensa kontak tidak boleh diabaikan. Secara mengejutkan, 34,1% responden survei tidak menyadari kualitas lensa mereka. Selain itu, 9,8% mengaku menggunakan lensa berkualitas rendah, dengan beberapa di antaranya beralasan bahwa lensa imitasi murah memungkinkan mereka mengikuti tren fashion selama beberapa hari tanpa konsekuensi.Sikap ceroboh terhadap kesehatan seperti ini sungguh mengkhawatirkan. Mereka tidak menyadari bahwa dibandingkan dengan lensa kontak standar, lensa berwarna berkualitas rendah menimbulkan risiko yang jauh lebih besar. Beberapa produk inferior dapat menyebabkan noda kornea permanen, sementara lensa yang tidak disterilkan dengan baik dapat menularkan penyakit seperti trachoma atau hepatitis B.Selain itu, lensa berkualitas rendah menghalangi pernapasan kornea. Kekurangan oksigen yang berkepanjangan menyebabkan mata merah, bengkak, nyeri, produksi air mata berlebihan, dan peningkatan sekresi. Hal ini menciptakan kondisi untuk infeksi bakteri, yang dapat menyebabkan ulkus, erosi, dan dalam kasus parah, perforasi kornea atau bahkan nekrosis okular.
Terungkap: Bahaya lensa kontak berwarna kini telah dijelaskan. Kami harap informasi ini bermanfaat. Semoga Anda sehat dan lancar sepanjang musim dingin ini.
PRE
NEXT