Mengungkap Lima Kesalahpahaman Utama tentang Diet
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Seiring berjalannya waktu, kebiasaan makan juga berubah. Ahli memberikan panduan tentang keyakinan nutrisi yang sudah ketinggalan zaman. Di bawah ini, kami mengungkap lima mitos diet yang umum.
Kesalahpahaman 1: Susu segar lebih bergizi daripada susu yang disimpan. Susu segar (dipasteurisasi) dan susu tahan lama memiliki profil nutrisi yang hampir identik. Keduanya kaya akan kalsium dan mengandung vitamin A, D, E, K, serta jumlah yang signifikan dari vitamin B.Oleh karena itu, Asosiasi Gizi Jerman merekomendasikan untuk mengonsumsi 500 mililiter susu atau produk susu lainnya setiap hari—seperti yogurt, susu kental manis, atau keju—untuk menyediakan kalsium yang cukup bagi perkembangan dan kekuatan tulang dan gigi.
Kesalahpahaman Kedua: Sayuran beku kekurangan vitamin. Meskipun sayuran beku kurang bergizi dibandingkan sayuran segar yang baru dipanen dan dimasak, sayuran beku tetap memiliki nilai gizi yang jauh lebih tinggi dibandingkan sayuran yang dibeli beberapa hari sebelum dikonsumsi.
Misalnya, 100 gram sayuran segar mengandung 22,1 gram vitamin C, sedangkan sayuran beku menyediakan 20,2 gram.Namun, sayuran yang disimpan pada suhu 20°C selama dua hari kehilangan vitamin dengan cepat, turun menjadi hanya 14,1 gram. Sebagian besar sayuran "segar" menjalani proses transportasi jarak jauh dan pembelian setelah panen, sehingga sampai di meja makan beberapa hari kemudian.
Kesalahpahaman Tiga: Minum air saat makan tidak disarankan. Orang tua kita sering mengatakan bahwa minum air saat makan akan mengencerkan cairan lambung, mengganggu fungsi pencernaan normal.Namun, penelitian modern menunjukkan bahwa orang sebaiknya minum air sebanyak mungkin. Studi tentang gizi anak-anak mengungkapkan bahwa sebagian besar anak-anak mengonsumsi air yang tidak cukup. Sejak usia dua tahun, anak-anak sering masuk ke keadaan "dehidrasi".
Sebelum usia sepuluh tahun, anak-anak sebaiknya minum 800 hingga 1.000 mililiter air setiap hari, dengan tambahan asupan diperlukan saat cuaca panas atau aktivitas fisik.Oleh karena itu, pastikan anak-anak mendapatkan cukup air sebelum, selama, dan setelah makan.
Kesalahpahaman 4: Jus buah tidak menyebabkan kenaikan berat badan seperti cola Meskipun jus buah mengandung lebih banyak vitamin dan mineral daripada cola, kandungan gulanya tidak lebih rendah (111g/liter), sehingga kalorinya sebanding—550 kkal/liter.Sementara itu, satu liter cola mengandung 490 kalori.
Kesalahpahaman 5: Anak-anak harus makan makanan panas setiap hari. Faktanya, makanan panas lebih berkaitan dengan kebiasaan makan manusia dan kebutuhan lain—seperti minum sup panas di musim dingin terutama untuk kehangatan. Hal ini karena makanan panas mendingin secara bertahap dari mulut hingga perut, mencapai suhu yang sama dengan makanan dingin yang dikonsumsi.Tentu saja, beberapa makanan memiliki nilai gizi yang jauh lebih tinggi saat dimasak dibandingkan dengan keadaan mentahnya, seperti kentang.
Ini mengakhiri pembahasan kami tentang lima kesalahpahaman utama seputar diet. Kami harap Anda kini memiliki pemahaman yang lebih jelas. Akhirnya, kami dengan tulus mengucapkan semoga Anda sehat dan bahagia.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved