Hindari makanan ini saat bayi Anda pilek
Encyclopedic
PRE
NEXT
Makanan yang Harus Dihindari Saat Bayi Sakit Pilek (Jaringan Kesehatan Masyarakat)
Dengan fluktuasi suhu yang signifikan antara siang dan malam di wilayah utara, bayi dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terkena pilek. Selama pengobatan, pilihan makanan memainkan peran penting—makanan yang tidak sesuai dapat memperpanjang proses pemulihan. Mari kita bahas pengaturan makanan yang tepat untuk bayi yang sakit pilek.
Makanan yang Baik untuk Bayi yang Pilek
Makanan pokok dan kacang-kacangan: Bubur beras, bubur millet, bubur jagung, air beras, mie lembut, kacang hijau, beras japonica, pasta tepung akar teratai, pasta almond, dan produk kacang.
Daging, telur, dan produk susu: Susu dan produk susu, puding telur, hati domba, ginjal babi.
Pilihan sayuran: Sayuran berdaun hijau termasuk kubis Cina, bok choy, amaranth, dan ketumbar; sayuran akar termasuk wortel, jahe, dan kentang; sayuran labu termasuk labu musim dingin, mentimun, labu pahit, dan tomat; berbagai jamur, bawang daun, dan bawang putih.
Pilihan buah: Apel, pir, jeruk, semangka, kacang air, tebu, dan buah segar berair lainnya.
Makanan yang harus dihindari saat bayi pilek:
Makanan laut dan makanan lain yang menimbulkan panas;
Makanan berlemak, berminyak, dan berat, karena dapat menimbulkan panas dalam tubuh;
Makanan mentah, dingin, atau pendingin, karena dapat mengganggu fungsi limpa dan lambung, memperburuk gejala, dan memperpanjang pemulihan;
Jika demam, hindari makanan tinggi protein; encerkan susu atau formula;
Makanan manis, karena dapat memperburuk panas dan menghambat pemulihan batuk;
Makanan sulit dicerna seperti telur;
Kacang-kacangan kering seperti kacang tanah dan biji melon, yang tinggi lemak dan dapat merangsang produksi dahak;
Makanan asam, seperti yogurt;
Tonik dan makanan bergizi lainnya.
Selain itu, apa prinsip diet untuk anak yang pilek?
Pertimbangan Diet untuk Anak yang Pilek
Pastikan asupan air yang cukup dan buang air kecil yang sering dengan memberikan air putih.Demam biasanya menguras cairan tubuh; hidrasi yang tepat waktu dan cukup secara efektif menurunkan suhu.
Pastikan asupan makanan kaya vitamin A yang cukup. Selama pilek dan demam, tubuh membutuhkan nutrisi tambahan. Kekurangan vitamin A dapat melemahkan pertahanan mukosa pernapasan dan pencernaan, meningkatkan risiko komplikasi seperti bronkitis, pneumonia, atau enteritis.
Prioritaskan makanan kaya zinc.Zinc meningkatkan kekebalan anak-anak, mencegah pilek berulang dan sariawan. Asupan moderat jus kaya vitamin C membantu pemulihan dari pilek. Orang tua dapat menyiapkan jus segar seperti lemon, pir, atau jeruk, meskipun ini tidak boleh menggantikan air. Apa yang harus dimakan bayi saat sakit? Gizi seimbang sangat penting.
PRE
NEXT